Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI saraf tidur dari Johns Hopkins Center for Sleep and Wellness di Baltimore, Dr. Rachel Salas, mengatakan bahwa belum banyak penelitian yang memperlihatkan hubungan antara posisi tidur dengan kesehatan jantung. Namun demikian, menurutnya para peneliti melihat bahwa kebanyakan orang dengan kondisi gagal jantung merasakan sesak jika tidur menghadap ke kiri.
“Orang-orang dengan gagal jantung sering mengalami sesak napas yang memburuk saat mereka tidur miring ke kiri, yang menyebabkan banyak orang lebih memilih tidur miring ke kanan,” ungkapnya dilansir dari laman American Heart Association.
Lebih lanjut, tidur miring ke kiri ternyata menjadi posisi yang baik bagi orang-orang dengan penyakit gastroesophageal reflux, atau GERD, yang gejalanya terkadang dapat disalahartikan sebagai masalah jantung.
“Tidur miring ke kiri juga diketahui dapat membantu aliran darah pada perempuan hamil,” kata Salas.
Di lain pihak, profesor neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Michigan, Dr. Devin L. Brown, menjelaskan bahwa salah satu hubungan yang paling dipahami antara posisi tidur dengan kesehatan jantung dan otak adalah sleep apnea, yaitu kondisi di mana pernapasan berhenti dan kembali lagi saat tidur.
"Kebanyakan orang dengan sleep apnea mengalami sleep apnea yang jauh lebih parah saat mereka tidur telentang dibandingkan saat tidur menyamping,” ujarnya.
Sleep apnea dikatakan dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular dalam beberapa cara. Saat tubuh bekerja lebih keras untuk menghirup udara, hal itu memicu respons stres. Sleep apnea juga dapat meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah dan mengganggu tidur nyenyak.
Dia pun menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur, di mana orang dewasa seharusnya tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
"Kita sekarang tahu bahwa tidur benar-benar memengaruhi setiap sistem tubuh, termasuk jantung dan otak, dan hal itu dilakukan dengan memengaruhi kesehatan pembuluh darah kita, kesehatan sistem kekebalan tubuh kita. Orang-orang harus menyadari dan mempertimbangkan posisi tidur mereka,” tuturnya. (H-2)
Jendela waktu emas untuk pengobatan Penyakit Kawasaki adalah sebelum hari ke-10 sejak demam pertama muncul guna mencegah kerusakan jantung permanen.
Riset terbaru mengungkap kurang aktivitas fisik selama bertahun-tahun meninggalkan jejak stres biologis pada tubuh saat mencapai usia paruh baya.
Riset selama 20 tahun membuktikan diet Mediterania efektif menurunkan risiko stroke iskemik dan hemoragik pada perempuan, terutama pascamenopause.
Peneliti temukan cara mengolah limbah biji bunga matahari menjadi tepung roti bernutrisi tinggi. Kaya protein, antioksidan, dan bantu kontrol gula darah.
MASALAH finansial yang memicu stres ternyata dapat merusak kesehatan jantung. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dirilis oleh Mayo Clinic Proceedings.
Peneliti ungkap pengurangan kadar natrium pada roti dan makanan kemasan secara diam-diam dapat mencegah ribuan kasus stroke dan jantung tanpa mengubah pola makan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved