Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEKERJA migran Indonesia memiliki potensi besar untuk berinvestasi dan memulai usaha. Karenanya, mereka diajak untuk menjadi agen perubahan dengan menciptakan sentra usaha mandiri di daerah masing-masing setelah kembali ke Indonesia.
Itu disampaikan Guru Besar Sekolah Bisnis IPB University, Hartoyo, dalam seminar bertajuk Cerdas Berinvestasi dan Sukses Berbisnis Waralaba, baru-baru ini, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperluas wawasan mahasiswa sekaligus berkontribusi kepada masyarakat Indonesia.
"Kegiatan ini bagian dari komitmen Sekolah Bisnis IPB University dalam memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa sekaligus bentuk nyata pengabdian kami kepada masyarakat Indonesia di manapun berada, termasuk di Korea Selatan," katanya.
Seorang mahasiswa doktoral SB IPB & profesional di bidang investasi, Fazri Zaelani, memaparkan berbagai instrumen investasi yang dapat diakses dengan modal terjangkau tetapi tetap menjanjikan pertumbuhan yang signifikan. Materi ini menjadi pembuka inspiratif bagi para pekerja migran yang ingin memulai langkah awal dalam dunia investasi.
Founder Infobrand.id sekaligus mahasiswa doktoral SB IPB, Tri Raharjo, menjelaskan bahwa model bisnis waralaba menawarkan keunggulan berupa brand yang telah dikenal, sistem operasional yang teruji, serta risiko yang relatif lebih rendah. Tri juga menekankan pentingnya strategi branding yang kuat untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. (I-2)
SEBANYAK 11 calon pekerja migran Indonesia asal Kalimantan Selatan yang akan berangkat bekerja sebagai penata laksana rumah tangga ke Arab Saudi nonprosedural atau ilegal dipulangkan.
PMI asal Kota Sukabumi, Jawa Barat, sempat tertahan di Tiongkok, negara tempatnya bekerja, akibat kondisi kesehatan yang memburuk.
Ketidakjelasan batas kebijakan inilah yang menimbulkan kebingungan dan menghambat penempatan resmi melalui jalur yang seharusnya legal
Negara tujuan terbesar pekerja migran Indonesia yaitu Taiwan terkonsentrasi pada lima sektor, yakni house maid, caregiver, plantation worker (pekerja perkebunan), worker, domestic worker.
Anggota DPR RI Mercy Barends menyoroti kasus penyelundupan 9 WNA China di Perairan Tanimbar dan mendesak penegakan hukum tegas serta patroli laut diperkuat.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved