Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Di Indonesia, hampir 49% waktu kerja dokter dihabiskan untuk pencatatan rekam medis elektronik (EHR), sementara hanya 27% digunakan untuk berinteraksi dengan pasien. Dalam situasi ini, beban administrasi bukan hanya menguras energi tenaga kesehatan, tetapi juga menurunkan kualitas layanan pasien.
Beban ini semakin diperparah dengan kondisi finansial banyak rumah sakit, seiring klaim layanan BPJS Kesehatan yang tertunda pada 2024 mencapai Rp5 triliun. Akibatnya, rumah sakit di berbagai daerah mengalami keterlambatan pembayaran gaji tenaga medis hingga terganggunya pengadaan obat-obatan.
Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Rwanda telah membuktikan bahwa adopsi AI di bidang rekam medis, pengkodean klinis, dan pelayanan pasien dapat mengurangi burnout atau kelelahan tenaga medis, mempercepat diagnosis, serta memperbaiki manajemen rumah sakit. Teknologi seperti Digital Scribe dan Automated Coding telah menjadi standar baru dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan global.
Namun di Indonesia, implementasi AI di bidang kesehatan masih sangat minimal dan berada di tahap awal. Serenic.ai hadir untuk mempercepat transformasi ini — melihat adopsi AI bukan hanya sebagai peluang, tetapi sebagai solusi strategis dan mendesak untuk memperbaiki pelayanan, mempertahankan stabilitas keuangan, dan memajukan sistem kesehatan nasional.
"Saat rumah sakit kehilangan miliaran akibat klaim tertunda dan dokter terjebak dalam administrasi, yang paling terdampak sebenarnya adalah pasien. Di Serenic.ai, kami percaya teknologi harus meringankan beban tenaga medis, agar setiap detik kembali berarti untuk mengobati pasien dan menyelamatkan nyawa." jelas dr. Yosilia Nursakina, MPH, DIC, CEO Serenic.ai
Menjawab tantangan tersebut, Serenic.ai menghadirkan dua inovasi utama: Serenic Aurio dan Serenic Codex. Serenic Aurio berfungsi sebagai AI Digital Scribe yang secara otomatis mengubah percakapan dokter-pasien menjadi catatan medis terstruktur dengan akurasi hingga 90%. Dengan menghemat 3–5 menit per pasien, Serenic Aurio membantu dokter mempercepat dokumentasi tanpa mengorbankan kualitas, sekaligus mengurangi kelelahan kerja.
Serenic Codex mengotomatiskan proses pengkodean klinis dan verifikasi klaim BPJS Kesehatan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan mempercepat proses klaim. Dengan Serenic Codex, rumah sakit berpotensi menghemat hingga $60.000 per tahun dari efisiensi administrasi.
Dalam uji coba di rumah sakit dan beberapa klinik di Jabodetabek, penggunaan Serenic Aurio dan Serenic Codex terbukti mengurangi waktu dokumentasi serta meningkatkan akurasi klaim, membantu memperbaiki keuangan rumah sakit dan meningkatkan layanan pasien.
Serenic Aurio telah resmi diluncurkan pada September 2024 dan kini tersedia di Google Play Store dan Apple App Store, siap diadopsi oleh fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Mendapatkan pengakuan internasional, Serenic.ai baru saja meraih penghargaan bergengsi sebagai salah satu pemenang Top 10 Asia Young Women Rising Tech Stars 2025 di Marina Bay Sands, Singapura, disponsori oleh HCLTech. Serenic.ai menjadi startup Indonesia pertama yang memenangkan penghargaan ini, memperkuat posisi inovasi buatan anak bangsa di tingkat Asia. (H-2)
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
Simposium merupakan perwujudan komitmen PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga Kesehatan.
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengungkapkan pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional akan sia-sia bila kualitas lulusan kedokteran dalam negeri tidak memenuhi standar dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved