Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAKANGAN banyak universitas menyuarakan kritik kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kondisi layanan kesehatan hingga UU Kesehatan. Bukan hanya didukung oleh dokter dan mahasiswa tetapi juga puluhan guru besar menyuarakan tentang adanya anomali bidang kesehatan saat ini.
"Saya kira ini merupakan sebuah refleksi yang sangat serius terkait kepemimpinan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atau yang sering disapa BGS karena sudah diamati sejak lama terkait dengan program-programnya caranya bernarasi dan sebagainya," kata Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dr Iqbal Mochtar saat dihubungi, Rabu (21/5).
Menurutnya tampaknya BGS sangat kontra produktif alih-alih memperbaiki profil kesehatan di Indonesia, ia justru melakukan tindakan-tindakan yang kontraproduktif seperti membentuk kolegium tandingan, mengangkat wacana melatih dokter umum bisa melakukan operasi cesar dan banyak lagi.
"Ini yang menjadi batu sandungan membuat para guru besar dari berbagai daerah merasa gerah. Ini menunjukkan kekhawatiran yang luar biasa yang harus diperhatikan oleh presiden. Jika bukan guru besar yang kita dengarkan itu siapa lagi," ujarnya.
Guru besar menyatakan demikian bukan secara tiba-tiba berbicara, tentu mereka telah melakukan analisis dan riset.
"Jadi memang perlu sekali Presiden RI yang melakukan evaluasi terhadap BGS karena memang kelihatannya dia tidak terlalu cocok," ucapnya.
Sebelumnya, ramai guru besar dari banyak kampus melakukan protes terkait situasi pelayanan kesehatan saat ini, seperti polemik kolegium, narasi perundungan PPDS, hingga pendidikan tenaga medis. (H-3)
Pencapaian gelar guru besar merupakan puncak pengakuan akademik yang tidak diraih secara instan.
Universitas Satya Negara Indonesia secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si. sebagai Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset mencapai Rp12 triliun pada 2026. Itu disampaikan di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana riset hingga pada 2026 mencapai Rp12 triliun. Hal itu disampaikan presiden di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor
Prof Sri Yunanto memaparkan visi besar Indonesia pada satu abad kemerdekaannya. Ia menetapkan sejumlah indikator utama yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kemenkes mendukung rencana revitalisasi RSUD Kota Biak agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan setara provinsi, dengan estimasi anggaran Rp13,5 miliar.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved