Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) terus membuka diri dan bekerja sama dengan banyak pihak. Bukan saja lembaga dalam negeri, ternyata dengan negara asing pun tetap melakukan hubungan baik dan saling bersamanya.
Pada Kamis 15 Mei, lalu Universitas Negeri tertua di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala (USK), itupun resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Palestine Polytechnic University (PPU).
Kerja sama dalam sebuah seremoni daring. Itu Berlangsung melalui platform Zoom, bertempat di Ruang Mini Rektor USK.
Berdasarkan penandatanganan ini menandai awal dari kerja sama strategis antara kedua institusi pendidikan tinggi dalam berbagai bidang. Misalnya pertukaran mahasiswa dan staf.
Lalu program jangka pendek adalah proyek penelitian bersama, seminar dan konferensi. Ada juga webinar, program gelar ganda (joint dual degree), serta kegiatan kebudayaan bersama.
Rektor USK, Prof Marwan, melalui Media Indonesia, Jumat (16/5) menyampaikan rasa gembira atas dimulainya kerja sama ini.
"Kemitraan ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun kolaborasi antara institusi kita. Saya berharap akan menghasilkan berbagai proyek berdampak serta pertukaran akademik yang memperkaya dua institusi" tutur Marwan.
Marwan yang lulusan Doktor dari Birmingham Universiti, juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi semua pihak dalam merealisasikan kemitraan ini. Lalu mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada setiap unsur yang sudah berkontribusi.
"Saya optimis MoU ini akan membuka jalan bagi berbagai peluang baru bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti kita. Saya menantikan pencapaian-pencapaian yang akan kita raih bersama" tutur Rektor Marwan.
Berikutnya Prof Marwan juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap situasi yang sedang dihadapi oleh Palestina.
"Kami berdiri tegak dalam solidaritas tanpa henti bersama rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk keadilan dan perdamaian. Mari kita suarakan solusi yang adil dan setara bagi Palestina. Kami menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera, akses tanpa hambatan untuk bantuan penyelamatan jiwa, perlindungan terhadap warga sipil, dan penghentian segala bentuk kekerasan serta pelanggaran hukum humaniter internasional" Ucap Merwan dengan tegas.
Berikutnya Presiden Palestine Polytechnic University PPU), Profesor Mustafa Safa, turut menyampaikan kegembiraannya atas terjalinnya kerja sama ini.
"Saya sangat senang dapat membangun kemitraan dengan USK dalam berbagai bidang yang memiliki potensi besar bagi PPU. Terima kasih atas kesempatan kerja sama dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kerja sama ini terwujud sesuai dengan rencana yang telah disusun," ujar Mustafa Safaak.
Melalui kerja sama ini, USK dan PPU diharapkan dapat memperkuat jaringan internasional. Kemudian memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, penelitian, dan kemanusiaan.
Adapun beberapa waktu lalu, Rektor USK Prof Marwan pernah menyambut kunjungan Duta Besar Palestina datang ke USK. Bahkan sekarang terdapat delapan mahasiswa asal Palestina yang sedang menempuh program pembelajaran Bahasa Indonesia di USK. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka kemampuan bahasa sebelum memulai perkuliahan di semester mendatang.(H-2)
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Selain menurunkan 719 Tematik, kali ini USK juga melepaskan 219 peserta KKN program Reguler XXVIII.
Dokter Dewi Inong menjelaskan dari perspektif kesehatan, perilaku seks bebas dan hubungan sesama jenis berisiko tinggi terhadap penularan penyakit menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor USK Prof Rusli Yusuf mengatakan, penetapan bakal calon rektor ini menandai bahwa tahapan verifikasi berkas dari seluruh bakal calon telah tuntas.
Doktor Syamsulrizal M Kes, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mendaftar sebagai calon Rektor USK periode 2026-2031.
CASCAREV tidak hanya menjawab tantangan penyediaan air bersih, tetapi juga mengurangi limbah pertanian yang berpotensi mencemari lingkungan.
Pelatihan bahasa Jepang melalui UPT (Unit Pelayanan Terpadu) Bahasa USK membuka peluang besar bagi pemuda Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved