Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terbentuknya sirkulasi siklonik di beberapa wilayah perairan Indonesia yang menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia pada Jum’at, 16 Mei 2025.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap banjir rob dan gelombang tinggi di sejumlah perairan. BMKG menginformasikan adanya sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudra Hindia bagian barat daya Sumatera, perairan utara Maluku Utara, dan Maluku.
Fenomena ini membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Jambi ke perairan barat Lampung, Sulawesi Utara ke Maluku Utara, Laut Banda ke Laut Seram, serta Laut Arafuru ke Papua.
Selain itu, daerah konfluensi atau pertemuan angin juga terpantau di Laut Andaman, Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, perairan selatan Banten, dan Kepulauan Papua bagian utara.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. Wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem ini meliputi sebagian besar wilayah:
BMKG juga mencatat adanya peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot di Laut Banda, Laut Timur, dan Laut Arafuru.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut sehingga masyarakat dan pelayaran diimbau untuk berhati-hati.
Selain itu, potensi banjir rob juga perlu diwaspadai oleh masyarakat pesisir di sejumlah daerah seperti:
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan mengambil langkah antisipasi seperti menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat dan waspada terhadap potensi banjir serta gelombang tinggi di wilayah pesisir.
Peringatan dini ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan akibat cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada Jum’at, 16 Mei 2025.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved