Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH badai pandemi Covid-19, industri televisi dalam negeri masih belum pulih. Namun, saat ini, penerapan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah dinilai semakin memperberat kondisi industri pertelevisian dalam negeri seiring turunnya belanja iklan.
"Untuk televisi ini jelas ditandai dengan pendapatan iklan yang menurun, karena itu satu-satunya pendapatan televisi. Di sisi lain pada saat iklan turun, biaya capital expenditure maupun operational expenditure itu terus keluar, harus tetap dikeluarkan," kata Sekjen Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Gilang Iskandar dalam Forum Diskusi Denpasar 12 secara daring, Rabu (7/5).
Operational expenditure atau opex, ujar dia, seperti pengadaan peralatan baru, upah karyawan, biaya pemeliharaan dan perbaikan dari peralatan siaran, biaya siaran, biaya frekuensi, hingga pajak tetap dibayar oleh perusahaan televisi dalam kondisi yang sekarang.
"Akibatnya stasiun TV makin agresif dan intensif melakukan efisiensi anggaran setelah covid-19. Dulu momentumnya setelah covid-19 ternyata tidak membaik juga, akhirnya efisiensi dilakukan," sebutnya.
Ia menyebut konsekuensi dari efisiensi yakni kualitas siaran turun. Ia mencontohkan hal itu ditandai dengan program-program yang tayang ulang. Kemudian, perusahaan televisi juga memikirkan opsi yang paling dihindari dan terakhir yaitu pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Menurutnya opsi ini ditempuh apabila penghematan yang sudah dilakukan tidak cukup untuk mencapai target penghematan yang diperlukan. Tujuannya agar stasiun televisi bisa bertahan hidup.
"Terpaksa diambil opsi PHK karyawan, dan itu yang sudah terjadi dan sudah diketahui oleh semua pihak. Mau stasiun televisi kecil, grup media yang besar juga melakukan hal yang sama," pungkasnya. (H-4)
Published By Indriyani Astuti (7/5/2025, 19.02.08)
PIHAK istana membantah bahwa kebijakan penaikan tarif fantastis penaikan PBB sebesar 250 persen di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, merupakan dampak efisiensi anggaran.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong mendukung mengizinkan kembali pemda menggelar kegiatan di hotel untuk menggerakkan perekonomian daerah
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY, Deddy Pranowo mengungkapkan, tingkat hunian hotel di DIY dari Januari, terus mengalami penurunan.
Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah juga berdampak pada terganggunya program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) serta pengamanan kawasan hutan di Kalimantan Selatan.
Perhotelan pun melakukan langkah penghematan, misalnya, jam kerja karyawan dikurangi.
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Taufan Eko Nugroho Rotorasiko menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI) mengubah lanskap media.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dengan sinergi dan kolaborasi tersebut, Kemendikdasmen berharap komunikasi publik di bidang pendidikan dapat semakin kuat dan konstruktif.
Dari 100 perusahaan percetakan yang berfokus pada penerbitan media, kini hanya tersisa 30, sebagian besar terafiliasi pada bisnis media.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved