Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA di Arab Saudi terkenal dengan kondisi yang sangat panas. Kondisi itu membuat jemaah haji yang tengah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci rentan mengalami dehidrasi.
Supaya ibadah haji berjalan lancar, aman, dan sehat, memenuhi cairan tubuh adalah hal yang wajib. Apalagi haji tahun ini bertepatan dengan bulan Juni yang mana suhu di Arab Saudi sedang panas-panasnya. Kekurangan cairan akan berisiko dehidrasi. Pada akhirnya itu bisa mengganggu kekhusyukan jamaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Praktisi kesehatan masyarakat dr Ngabila Salama mengingatkan, 95% ibadah haji menuntut kesiapan fisik. Karena itu, sangat penting menyiapkan kesehatan bagi jemaah. Menurut Ngabila, dehidrasi adalah kejadian yang sering dialami jemaah haji. Akibatnya bisa sampai heat exhaustion, hit stroke, bahkan meninggal.
Mengingat jemaah haji rata-rata adalah lansia, sangat penting untuk menjaga kesehatan, apalagi terkait dengan dehidrasi.
“Karena kalau pada lansia, dehidrasi bisa jadi nggak kelihatan, tapi ketika kondisinya sudah dehidrasi, dia bisa jatuh dengan cepat, akhirnya kritis, dan meninggal,” kata Ngabila dalam acara bincang-bincang di Instagram kemenkes_ri, Jumat (25/4).
Beberapa faktor membuat jamaah haji rentan sekali mengalami dehidrasi saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ngabila menyebut di Arab Saudi suhu dan kelembabannya sangat tinggi.
“Di dalam hotel yang ber-AC saja, mata kita kering, berair. Lalu kulit dan bibir kita pecah-pecah. Menggambarkan panasnya suhu di Arab Saudi, kalau kita jemur baju di suhu luar, itu setengah jam kering,” kata Ngabila.
Jika sehari-hari di Jakarta seseorang membutuhkan air sekitar tiga liter sehari atau sepuluh gelas, katanya, di Arab dibutuhkan lebih banyak lagi, satu setengah kali lipatnya. Sering terjadi jemaah menahan dehidrasi atau kondisi tak sehat lain. Mereka memaksakan diri dengan ibadah sunah.
“Haji itu intinya adalah armuza (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) dan juga umroh wajib. Jadi ketika sudah umroh wajib dan armuzna, ya kita sudah haji. Tapi yang sering terjadi umroh sunahnya berkali-kali. Lalu ziarah makam. Lalu ketika di Nabawi (salat) Arbain ya. Banyak masyarakat yang sering memaksakan diri,” papar Ngabila.
“Apalagi kalau di Madinah itu lantainya itu lebih panas. Tidak seperti Masjidil Haram. Jadi angka dehidrasi, heat stroke, maupun kaki melepuh itu sangat tinggi,” ujarnya.
Rutin memakan kurma secara berkala bisa membantu mencegah risiko dehidrasi pada jemaah haji. Memakan kurma dianjurkan dilakukan setiap dua jam.
Ngabila menyebut dehidrasi pada jemaah haji biasanya disebabkan dua faktor. Pertama minum air dan oralitnya kurang. Yang kedua kita tidak menggunakan alat pelindung diri.
“Banyak jamaah haji mengabaikan minum. Paling nggak ketika tenggorokan kering itu meneguk minuman. Saya sarankan sejam sekali 200 cc (satu gelas). Bisa air zamzam atau air biasa. Oralit 2 jam sekali 200 cc,” jelasnya.
Menurutnya, banyak jemaah haji menunggu haus untuk minum. “Misalnya kita lagi kondisi haus, terus minum satu botol 600 ml langsung atau satu liter langsung. Itu yang ada kita cuma kencing. Akhirnya airnya dikeluarkan sehingga tubuh kita tetap kekurangan cairan atau dehidrasi,” paparnya.
Kemudian hindari minum air diuretik secara berlebihan seperti teh dan kopi. Pasalnya itu akan membuat seseorang lebih sering ingin buang air kecil.
Selanjutnya adalah menggunakan alat pelindung diri untuk mencegah dehidrasi. Alat pelindung diri yang harus dipakai oleh jemaah haji dari ujung kepala sampai ujung kaki.
“Pertama kita bisa pakai payung. Ketika laki-laki berpakaian ihram, itu memang tidak boleh pakai penutup kepala seperti topi. Tapi bisa pakai payung. Kalau perempuan bisa pakai topi,” ungkap Ngabila.
Turun sedikit, jemaah bisa menggunakan kaca mata hitam untuk mencegah mata merah. Selanjutnya, memakai masker medis untuk menjaga kelembaban udara di saluran pernapasan dan saluran pencernaan.
Untuk pakaian sebisa mungkin putih atau cerah karena ia memantulkan cahaya. Kemudian yang paling penting adalah memakai alas kaki.
“Kemana pun kita bawa tas selempang haji, itu harus bawa plastik atau tempat untuk menaruh alas kaki. Karena kalau kita tidak bawa alas kaki, saat salat misalnya, kalau alas kaki kita hilang, kita berpotensi nyeker,” kata Ngabila.
Kemudian gerakan menyemprot wajah juga sangat penting. Ngabila menyarankan sesering mungkin menyemprot wajah agar tubuh lembab. Ketika seseorang mengalami dehidrasi, pertama yang dirasakan adalah lemas. Lalu tampak tanda-tanda kekurangan cairan di tubuh. Misalnya matanya kering, merah, bibir dan kulit kering.
Jika sudah sangat dehidrasi, seseorang bisa pingsan, penurunan kesadaran, dan lain sebagainya. “Kadang kita sulit membedakan antara dia itu sebenarnya dehidrasi kurang cairan atau dia memang lagi kurang gula atau hipoglikemia,” kata Ngabila.
Untuk itu, sangat penting untuk segera melaporkan ke tenaga kesehatan di kloter untuk dicek gula darahnya rendah atau tidak. “Karena kalau gula darah rendah di bawah 100, hipoglikemia itu biasanya di bawah 60, itu harus tata laksana agresif sekali terhadap gulanya,” ujarnya. (H-3)
Sementara kalau jemaah mengalami dehidrasi ia akan diberikan cairan. “Kalau dia minumnya sudah susah, sudah lemas, penurunan kesadaran, atau bahkan demam, mau tidak mau harus infus pemberian cairan secara cepat melalui cairan infus dari pembuluh darah,” pungkasnya.
Pembagian syarikah dilakukan berdasarkan embarkasi guna memastikan layanan jemaah lebih terfokus dan terkoordinasi.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
Selain kesehatan fisik, pemeriksaan tahun ini juga mencakup penilaian kesehatan mental dan kognitif untuk mendeteksi gejala demensia.
Pelunasan Bipih jemaah khusus sudah mencapai 98,41 persen atau 16.310 orang dari kuota 17.680 jemaah.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Minum air putih setelah bangun tidur membantu mencegah dehidrasi, meningkatkan energi, menjaga kesehatan kulit, dan membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas.
Penyanyi asal Korea Selatan, HyunA, kembali memicu kekhawatiran penggemar setelah ia pingsan saat tampil di sebuah festival musik di Makau pada Sabtu, 9 November 2025.
Pada anak, gejala DBD akan semakin parah karena kekebalan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.
Mual parah bukan sekadar keluhan biasa, melainkan tanda bahaya bagi ibu hamil. Studi terbaru menemukan hiperemesis gravidarum terkait dengan meningkatnya risiko masalah kesehatan mental.
Gejala secara umum dialami semua usia yang mengalami kontaminasi racun dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi seperti rasa mual, muntah, dehidrasi hingga diare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved