Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA komisi IX DPR, Nurhadi mengatakan pihaknya akan menggelar rapat kerja bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, untuk mengevaluasi pelaksanaan program MBG yang sudah berjalan sekitar 4 bulan. Itu dilakukan menyusul keracunan massal setelah siswa menyantap MBG.
“Kami sangat serius menanggapi berbagai persoalan yang mencuat belakangan ini, mulai dari insiden keracunan massal yang berulang di beberapa daerah hingga dugaan penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan program MBG,” katanya dalam keterangan yang diterima Media Indonesia pada Minggu (4/5).
Menurut Nurhadi, adanya insiden keracunan massal akibat pemberian makanan, bukan hanya untuk memperbaiki teknis kerja di berbagai dapur MBG namun, juga terkait keselamatan para pelajar dan integritas berbagai stakeholder yang akan menjalankan program selama pemerintahan Prabowo berlangsung,
“Ini bukan masalah teknis semata, tapi menyangkut keselamatan anak-anak dan kredibilitas lembaga negara," ujar anggota DPR dari Fraksi NasDem tersebut.
Selain itu, Nurhadi menjelaskan dalam rapat yang akan digelar pekan depan, ada beberapa hal yang akan diminta keterangan secara langsung kepada kepala BGN, di antaranya mencakup efektivitas pengawasan distribusi makanan, standar keamanan dan kualitas bahan pangan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran.
Lebih jauh, Nurhadi menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan mitra dan yayasan penyedia atau pengelola dapur MBG dalam rapat tersebut. Tujuannya, agar pelaksanaan program dapat dievaluasi secara komprehensif.
“Kami berharap, dari rapat ini akan muncul langkah-langkah korektif yang jelas dan dapat segera diimplementasikan, agar program MBG benar-benar memberikan manfaat tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Saat disinggung terkait desakan pencopotan Kepala BGN, hal itu menurut Nurhadi sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Kendati demikian, ia menegaskan akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut.
“Jika dari hasil rapat dan pemeriksaan kami ditemukan indikasi kelalaian atau penyalahgunaan wewenang, tentu kami akan memberikan rekomendasi tegas sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada publik,” katanya. (H-4)
Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan program MBG menjangkau 55,1 juta siswa dengan klaim sukses 99,99%. Namun, Komisi IX DPR menyoroti temuan serius terkait menu berpengawet dan susu impor.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 bergulir serentak pada 8 Januari tanpa penundaan, didukung 19 ribu satuan pelayanan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berlanjut selama masa libur sekolah Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menanggapi viralnya video Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang beredar di media sosial.
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sistem pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) agar semakin aman dan higienis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved