Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menggelar diskusi bertajuk Transformasi P2M UAJ Menuju Universitas Riset" yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025 di Ballroom Yustinus lt. 15, Kampus Semanggi, Unika Atma Jaya.
Acara ini digelar dengan tujuan untuk mendiskusikan penguatan peran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P2M) dalam upaya menjadikan Unika Atma Jaya sebagai universitas berbasis riset.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Stella Christie yang hadir mengapresiasi langkah Unika Atma Jaya dalam membangun ekosistem sains dan teknologi yang kuat. Kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki peran penting dalam kemajuan riset di Indonesia untuk membangun inovasi berkelanjutan.
“Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan dunia industri sangat diperlukan dan menjadi kunci untuk menciptakan riset yang inovatif dan bermanfaat. Saya sangat antusias melihat bagaimana Atma Jaya terus berkembang menuju universitas riset yang unggul," ujarnya.
Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), Rektor Unika Atma Jaya, menyampaikan bahwa Unika Atma Jaya sebagai institusi pendidikan tinggi senantiasa berupaya membangun lingkungan pendidikan yang memadai guna mendukung berbagai riset dan penelitian yang dilakukan civitas akademiknya.
"Unika Atma Jaya terus berupaya membangun ekosistem penelitian yang kuat dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang erat antara akademisi, industri, dan pemerintah, kita dapat menghasilkan riset yang inovatif dan berkontribusi bagi masyarakat luas," ujar Prof. Yuda.
Dimulai dengan sesi talkshow inspiratif, acara ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dengan moderator Dr. Wisnu Wiradhany, S.Psi., M.A. selaku Ketua Program Studi Doktor Psikologi Unika Atma Jaya dan bersama dengan dua orang peneliti dan satu mahasiswa di antaranya Gracia Valeska Simanullang, PhD selaku dosen Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, Ir. Rianita Pramitasari, S.T.P., M.Sc. selaku dosen Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi, serta Cathleen Rebecca, S.Farm. selaku mahasiswa Profesi Apoteker Unika Atma Jaya.
Disisi lain, Prof. Stella Christie juga menyoroti pentingnya transformasi perguruan tinggi menuju universitas riset. "Pendidikan tinggi di Indonesia harus berani bertransformasi menjadi pusat riset yang menghasilkan inovasi berkualitas. Dengan riset yang unggul, kita dapat menjawab tantangan global dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa."
Acara yang dipandu oleh Dr. iur. Sih Yuliana Wahyuningtyas, S.H., M.Hum., Ketua LPPM Unika Atma Jaya juga memiliki agenda pameran poster penelitian untuk menampilkan berbagai hasil riset unggulan dari civitas akademika Unika Atma Jaya. Booth Pusat Riset dan Booth Atma Jaya Press turut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai inovasi dan publikasi ilmiah yang telah dihasilkan.
Melalui acara ini, Unika Atma Jaya semakin meneguhkan komitmennya untuk terus berkembang menjadi universitas berbasis riset yang menghasilkan inovasi berdaya guna bagi masyarakat. Kehadiran Prof. Stella Christie diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan akademisi untuk semakin aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (H-2)
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved