Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR adalah keadaan alami di mana tubuh dan pikiran manusia mengalami istirahat total, ditandai dengan penurunan kesadaran, berkurangnya respons terhadap rangsangan luar, dan aktivitas fisik yang minimal.
Tidur sangat penting untuk pemulihan energi, perbaikan sel tubuh, dan fungsi otak.
Tidur berlebihan dikaitkan dengan risiko serangan jantung dan penyakit jantung koroner.
Kebiasaan tidur lebih dari 9 jam per hari dapat mengganggu metabolisme glukosa dan meningkatkan risiko diabetes.
Terlalu banyak tidur dapat menurunkan aktivitas fisik dan memperlambat metabolisme.
Tidur berlebihan bisa mengganggu neurotransmitter otak dan memicu sakit kepala atau migrain.
Tidur terlalu lama, terutama dengan posisi yang salah, bisa menyebabkan nyeri punggung atau leher.
Tidur berlebihan bisa menjadi gejala sekaligus pemicu depresi, membuat suasana hati jadi lebih buruk.
Terlalu lama tidur dapat mengganggu kognisi, konsentrasi, dan daya ingat.
Kualitas tidur yang buruk (meskipun durasinya panjang) bisa menyebabkan gangguan mood.
Ironisnya, tidur terlalu lama justru bisa membuat tubuh terasa lebih lemas dan tidak bertenaga.
Orang yang tidur terlalu lama lebih berisiko mengalami gangguan pernapasan saat tidur.
Pola tidur yang tidak seimbang bisa memengaruhi produksi hormon tubuh seperti kortisol dan melatonin.
Sistem kekebalan tubuh bisa melemah karena ritme sirkadian yang terganggu.
Beberapa studi menyebut bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam per malam punya risiko stroke yang lebih besar.
Tidur berlebihan bisa berdampak negatif terhadap kesuburan, baik pria maupun wanita, karena mengganggu keseimbangan hormon.
Singkatnya, tidur itu seperti "charging ulang" tubuh dan otak, agar kita bisa berfungsi maksimal saat bangun. (Z-4)
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Tidur bukan hanya istirahat. Studi baru ungkap peran hormon pertumbuhan yang bangun otot, tulang, metabolisme, hingga kejernihan otak esok hari.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses biologis penting yang dikendalikan oleh otak dan hormon, seperti melatonin.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.Â
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved