Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem pada Kamis, 10 April 2025. Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, dengan fenomena berawan tebal, hujan ringan hingga lebat, serta hujan disertai petir. Berikut ini rincian prakiraan cuaca untuk beberapa kota besar:
Pulau Sumatera
Berawan: Banda Aceh
Hujan ringan: Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Bandar Lampung
Hujan petir: Medan, Pangkal Pinang
Pulau Jawa
Hujan ringan: Jakarta, Semarang, Surabaya
Hujan sedang: Serang, Bandung
Hujan petir: Yogyakarta
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Hujan ringan: Denpasar, Kupang
Hujan sedang: Mataram
Pulau Kalimantan
Hujan ringan: Pontianak, Samarinda
Hujan petir: Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin
Pulau Sulawesi
Udara kabur: Makassar
Hujan ringan: Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Kendari
Pulau Indonesia Bagian Timur
Hujan ringan: Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
Hujan petir: Nabire, Merauke
BMKG juga menginformasikan adanya daerah tekanan rendah di Laut Arafuru yang membentuk konvergensi memanjang dari Maluku hingga Papua Tengah, berpotensi menginduksi peningkatan kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot. Sirkulasi siklonik lainnya terpantau di Teluk Benggala, Perairan Barat Bengkulu, dan Samudra Pasifik Utara Papua Barat Daya, yang juga berpotensi memperkuat angin di sekitar wilayah tersebut.
Daerah konvergensi terpantau memanjang di Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Timur hingga Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat hingga Laut Jawa, pesisir utara Kalimantan hingga Kalimantan Timur, serta Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tengah. Keberadaan konfluensi angin di beberapa lokasi, seperti Samudra Hindia Barat Aceh dan Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat serta cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai di wilayah:
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Maluku Utara
Papua
Selain itu, kecepatan angin lebih dari 25 knot juga terpantau di pesisir timur Australia bagian utara, meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut. Secara umum, ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Imbauan BMKG
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca di masing-masing wilayah. Untuk informasi cuaca lebih spesifik dan terkini, masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG yang tersedia di Play Store dan App Store, atau mengunjungi situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkg. (YouTube BMKG/Z-10)
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
BMKG meminta masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. Sejumlah daerah yang diprakirakan mengalami cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini, Selasa, 30 September 2025.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan
BMKG memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 31 Agustus 2025.
CUACA ekstrem berpotensi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, Senin (12/8), hujan ringan hingga lebat mengguyur sebagian besar daerah sehingga diminta warga untuk waspada
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem pada Rabu, 30 Juli 2025, di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved