Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk Rabu, 19 Februari 2025. BMKG memprediksi potensi hujan lebat disertai petir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Berikut rincian lengkapnya:
Berawan Tebal: Medan
Udara Kabur: Banda Aceh
Hujan Ringan: Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang
Hujan Sedang: Pangkal Pinang
Hujan Petir: Bengkulu, Bandar Lampung
Hujan Ringan: Bandung, Surabaya, Serang, Semarang, Yogyakarta
Hujan Petir: Jakarta
Hujan Ringan: Denpasar
Hujan Petir: Kupang, Mataram
Udara Kabur: Pontianak
Hujan Ringan: Banjarmasin
Hujan Sedang: Palangkaraya
Hujan Petir: Tanjung Selor, Samarinda
Berkabut: Makassar
Hujan Ringan: Palu, Gorontalo, Kendari
Hujan Petir: Mamuju, Manado
Hujan Ringan: Sorong, Ternate, Nabire, Jayawijaya, Jayapura
Hujan Petir: Ambon, Merauke
BMKG mengidentifikasi adanya daerah perlambatan angin (konvergensi) yang berpotensi memicu hujan deras di sejumlah wilayah:
Pesisir Barat Aceh
Samudra Hindia Barat Selatan Banten
Pesisir Utara Pulau Halmahera
Pesisir Barat Sumatera Barat hingga Riau
Pertemuan angin (konfluensi) diperkirakan terjadi di:
Kalimantan Utara hingga Selat Malaka
Jawa Tengah hingga Jawa Timur
Laut Sulu, Laut Banda, dan Laut Flores
Papua Pegunungan dan Teluk Cenderawasih
Pesisir Utara Jawa dan Sumatera Selatan
Kombinasi fenomena atmosfer ini meningkatkan potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di wilayah berikut:
Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat
BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik di:
Samudra Hindia Barat Aceh
Samudra Hindia Barat Daya Lampung
Samudra Pasifik Utara Papua Barat
Dampaknya:
Angin kencang berkecepatan >25 knot di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik Timur Filipina
Gelombang tinggi 2,5 - 4 meter di Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah
Potensi banjir rob di Pesisir Papua Selatan
Bibit siklon tropis 99S terpantau di Laut Timur Pulau Timur dengan:
Kecepatan angin: 25 knot
Tekanan udara: 1008 hPa
Arah gerak: Barat - Barat Daya
Sistem ini memicu peningkatan kecepatan angin dan berpotensi menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memantau perkembangan cuaca terbaru melalui aplikasi Info BMKG di Play Store dan App Store, serta media sosial dan situs resmi BMKG. (YouTube BMKG/Z-10)
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved