Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk Rabu, 19 Februari 2025. BMKG memprediksi potensi hujan lebat disertai petir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Berikut rincian lengkapnya:
Berawan Tebal: Medan
Udara Kabur: Banda Aceh
Hujan Ringan: Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang
Hujan Sedang: Pangkal Pinang
Hujan Petir: Bengkulu, Bandar Lampung
Hujan Ringan: Bandung, Surabaya, Serang, Semarang, Yogyakarta
Hujan Petir: Jakarta
Hujan Ringan: Denpasar
Hujan Petir: Kupang, Mataram
Udara Kabur: Pontianak
Hujan Ringan: Banjarmasin
Hujan Sedang: Palangkaraya
Hujan Petir: Tanjung Selor, Samarinda
Berkabut: Makassar
Hujan Ringan: Palu, Gorontalo, Kendari
Hujan Petir: Mamuju, Manado
Hujan Ringan: Sorong, Ternate, Nabire, Jayawijaya, Jayapura
Hujan Petir: Ambon, Merauke
BMKG mengidentifikasi adanya daerah perlambatan angin (konvergensi) yang berpotensi memicu hujan deras di sejumlah wilayah:
Pesisir Barat Aceh
Samudra Hindia Barat Selatan Banten
Pesisir Utara Pulau Halmahera
Pesisir Barat Sumatera Barat hingga Riau
Pertemuan angin (konfluensi) diperkirakan terjadi di:
Kalimantan Utara hingga Selat Malaka
Jawa Tengah hingga Jawa Timur
Laut Sulu, Laut Banda, dan Laut Flores
Papua Pegunungan dan Teluk Cenderawasih
Pesisir Utara Jawa dan Sumatera Selatan
Kombinasi fenomena atmosfer ini meningkatkan potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di wilayah berikut:
Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat
BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik di:
Samudra Hindia Barat Aceh
Samudra Hindia Barat Daya Lampung
Samudra Pasifik Utara Papua Barat
Dampaknya:
Angin kencang berkecepatan >25 knot di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik Timur Filipina
Gelombang tinggi 2,5 - 4 meter di Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah
Potensi banjir rob di Pesisir Papua Selatan
Bibit siklon tropis 99S terpantau di Laut Timur Pulau Timur dengan:
Kecepatan angin: 25 knot
Tekanan udara: 1008 hPa
Arah gerak: Barat - Barat Daya
Sistem ini memicu peningkatan kecepatan angin dan berpotensi menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memantau perkembangan cuaca terbaru melalui aplikasi Info BMKG di Play Store dan App Store, serta media sosial dan situs resmi BMKG. (YouTube BMKG/Z-10)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved