Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd, memberikan tips diet seimbang agar kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi selama libur lebaran. Masyarakat diminta lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.
“Saat Lebaran menu hidangan menjadi idaman bagi setiap orang. Namun terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian agar nilai gizi maupun diet seimbang dapat terpenuhi selama lebaran,” kata Faisal seperti dikutip Antara, Kamis (3/4).
Berikut tips diet saat lebaran
Saat Lebaran, berbagai hidangan lezat biasanya menjadi daya tarik utama. Namun, dr. Faisal mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar gizi tubuh tetap terjaga selama Lebaran. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan menyajikan makanan.
Faisal menyarankan agar menghindari kebiasaan memanaskan makanan secara berulang kali. Proses pemanasan berulang dapat mengurangi kandungan gizi dalam makanan, terutama pada sayur-sayuran dan makanan berlemak seperti santan. Memanaskan makanan berulang kali juga bisa mengubahnya menjadi zat berbahaya bagi tubuh.
Selain itu, penting untuk menyajikan makanan sesuai dengan porsi yang mengandung gizi seimbang. Pedoman "Isi Piringku" yang disusun oleh Kementerian Kesehatan dapat menjadi acuan dalam hal ini. Pedoman ini bertujuan untuk mengampanyekan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Untuk menjaga kestabilan gula darah, dr. Faisal menyarankan agar mengonsumsi makanan berserat terlebih dahulu, seperti buah dan sayur. Mengonsumsi makanan berserat sebelum hidangan utama dapat membantu mencegah lonjakan gula darah yang dapat terjadi setelah makan.
Libur Lebaran juga merupakan kesempatan untuk beristirahat, namun dr. Faisal menekankan pentingnya tetap aktif bergerak. Cobalah untuk berolahraga ringan seperti jalan santai atau aktivitas fisik lainnya minimal 30 menit setiap hari selama liburan. Ini akan membantu menjaga kebugaran tubuh.
6. Pilih Camilan Sehat Selama Lebaran
Lebaran juga identik dengan konsumsi camilan manis dan makanan ringan lainnya. Faisal mengingatkan untuk membatasi konsumsi camilan yang digoreng atau mengandung banyak gula. Sebagai alternatif, pilih camilan yang lebih sehat, seperti camilan rendah gula, camilan berbahan dasar kacang-kacangan, atau buah-buahan.
Untuk menjaga kesehatan tubuh selama Lebaran, penting untuk tetap memperhatikan asupan makanan yang seimbang dan mengonsumsi makanan sehat. Hindari memanaskan makanan berulang kali, sajikan makanan dengan porsi gizi seimbang, konsumsi makanan berserat, aktif berolahraga, dan pilih camilan yang lebih sehat.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat menikmati Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved