Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis dermatovenerologi Sondang MH Amelia P Sirait mengatakan berpuasa selain bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan juga bisa memperlambat proses penuaan kulit.
"Berpuasa ternyata juga bisa mengaktifkan antioksidatif stress di dalam sel. Bahkan menurunkan mTOR signaling pathway, salah satu
yang menyebabkan proses inflamasi dan menyebabkan aging. Jadi penuaan justru malah diperlambat," kata Sondang, dikutip Selasa (25/3).
Ia mengatakan berpuasa juga bisa meregenerasi stem cell yang ada dalam tubuh dengan memperbaiki jaringan yang rusak dan memperbaiki mikrobiota dalam usus.
Ini yang membuat bakteri baik dalam usus bertambah jumlahnya karena usus beristirahat setelah bekerja keras mencerna segala macam makanan.
Sondang mengatakan dengan usus dan saluran pencernaan yang sehat akan berpengaruh pada kulit sehingga lebih terlihat bersih, cerah, glowing dan awet muda.
Kepala Divisi Dermatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan berpuasa juga akan menstabilkan denyut jantung, menurunkan tekanan darah, kolesterol dan insulin, bahkan tanda inflamasi dari penyakit metabolik akan turun. Efek lainnya imun tubuh menjadi meningkat dan persendian juga akan lebih sehat.
"Semua yang bisa menyebabkan aging itu bisa dikurangi dan caloric restriction juga akan memperbaiki anatomi kulit dan fungsi
dari sel-sel kulit," katanya.
Proses memperbaiki sel dalam tubuh juga disebut autophagy yaitu ketika tubuh memakan sel-sel buruk untuk membentuk asam amino yang baru, sehingga sel-sel baru yang sehat akan tumbuh yang juga akan berpengaruh pada kesehatan kulit.
Ia mengatakan selama berpuasa juga perlu dikontrol terkait makanan yang dikonsumsi ketika berbuka atau sahur. Ia menyarankan untuk memperbanyak buah dan sayur yang mengandung banyak air dibandingkan dengan makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging atau goreng-gorengan.
Sebuah penelitian juga menunjukkan kelompok orang yang menjalani diet atau berpuasa dengan mengonsumsi lebih banyak air memiliki kulit yang lebih lembut dan lebih cerah serta suasana hati yang lebih riang dan positif. (Ant/Z-1)
Penuaan pada manusia bukanlah sesuatu yang terjadi secara alami tanpa sebab, melainkan dampak langsung dari penurunan kadar hormon dalam tubuh.
Proses penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon di dalam tubuh
Penelitian di Inggris menemukan lansia dengan pandangan positif terhadap penuaan lebih aktif berolahraga, bahkan saat menghadapi penyakit kronis.
Peneliti kembangkan tes darah yang mampu mengukur usia biologis 11 organ dan sistem tubuh. Alat ini dapat memprediksi risiko penyakit, mendeteksi penurunan dini.
Memiliki berat badan berlebih bukan hanya soal penampilan, tetapi juga dapat mempercepat berbagai perubahan alami tubuh seiring bertambahnya usia.
Obesitas berkontribusi pada munculnya peradangan kronis (inflammaging) yang mempercepat kerusakan molekuler dan mengurangi kemampuan regenerasi sel.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved