Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Kedokteran Olahraga Andhika Raspati menyampaikan pentingnya istirahat secara berkala selama menempuh perjalanan mudik terutama untuk pengendara. Hal itu penting untuk menjaga kebugaran tubuh.
Ketika menempuh mudik perjalanan panjang, menurut dokter yang akrab disapa Dhika itu, waktu untuk istirahat secara berkala dalam berkendara dapat dilakukan setiap 2 hingga 4 jam sekali.
"Kita harus ingat untuk istirahat ya, emang sebenarnya kalau bicara idealnya setiap 4 jam kita dimaksimalkan kalau berkendara harus
berhenti untuk istirahat," kata Dhika, Sabtu (15/3).
"Kalau perlu setiap 2 jam kalau memungkinkan ya, meskipun mungkin jadi lebih lama. Tapi memang baiknya kalau kita bicara sehat sebenarnya 2 jam, itu kita mungkin bisa istirahat dulu ke rest area atau mungkin berhenti minggir dulu," lanjutnya.
Dokter yang juga pernah menjadi anggota Tim Kesehatan Kontingen Indonesia pada Olimpiade Paris 2024 itu menyarankan saat istirahat pemudik bisa melakukan peregangan otot untuk mengurangi rasa pegal sehingga tubuh tetap bugar.
Peregangan bisa dilakukan terutama pada bagian leher, pundak, dan pinggang yang digerakkan dengan memutar atau dirotasikan.
"Otot-otot tungkai bawah pun sama gitu, otot-otot hamstring, betis, itu mesti digerakkan semua kalau memang mau enak. Kalau untuk peregangan yang sifatnya statis itu biasanya pergerakan itu kita bisa tahan 15 sampai 30 detik kira-kira, bisa diulang sebanyak 2 sampai 3 repetisi lah kira-kira ya," ujarnya.
Lebih lanjut, menurut Dhika, dalam meredakan rasa pegal selama perjalanan mudik dengan penggunaan krim atau balsem otot juga bisa. Namun, hanya untuk meredakan pegal biasa.
"Kalau untuk pegal dikasih krim atau balsem nyeri otot ya engga apa-apa juga sih. Engga masalah sebenarnya kalau pegal doang mah,"
pungkasnya. (Ant/Z-1)
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Promo ini menyasar layanan kelas eksekutif pada KA Sribilah Utama relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Tebingtinggi, Kisaran, hingga Rantauprapat.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Program “Mudik ke Jakarta” disambut positif, ditandai lonjakan pengunjung wisata hingga ratusan ribu serta peningkatan signifikan pengguna MRT dan LRT saat Lebaran.
Sebenarnya sih pastikan dulu kita sehat apa engga gitu ya. Kalau memang ada keluhan, ada nyeri atau rasa engga enak, baiknya sebelum mudik diperiksakan dulu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved