Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KENCING, atau dalam istilah medis disebut buang air kecil, adalah proses alami tubuh untuk membuang sisa metabolisme dalam bentuk urine melalui saluran kemih.
Urine diproduksi oleh ginjal, kemudian disimpan di kandung kemih, dan dikeluarkan melalui uretra. Menahan kencing terlalu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Bakteri yang tertahan dalam kandung kemih bisa berkembang biak dan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK), yang ditandai dengan nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, dan urine berbau menyengat.
Urine yang terlalu lama mengendap dapat membentuk kristal mineral yang lama-kelamaan berubah menjadi batu kandung kemih, menyebabkan nyeri saat buang air kecil.
Menahan kencing secara terus-menerus dapat membuat otot kandung kemih melemah, sehingga menyebabkan kesulitan dalam mengosongkan urine sepenuhnya (retensi urine).
Kebiasaan menahan kencing dapat melemahkan otot kandung kemih dan menyebabkan inkontinensia urine, yaitu sulit menahan kencing, terutama saat batuk, tertawa, atau bersin.
Jika infeksi saluran kemih tidak diobati, bakteri bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis (infeksi ginjal), yang bisa berbahaya bagi kesehatan ginjal secara keseluruhan.
Menahan kencing dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal karena ginjal dipaksa bekerja lebih keras untuk menyaring zat sisa tubuh.
Jika terlalu sering menahan kencing, kandung kemih bisa membengkak dan kesulitan mengosongkan urine secara normal, menyebabkan rasa tidak nyaman dan komplikasi lainnya.
Anyang-anyangan atau disuria adalah sensasi nyeri dan tidak nyaman saat buang air kecil, yang sering terjadi akibat kebiasaan menahan kencing.
Menahan kencing terus-menerus dapat menyebabkan kandung kemih menjadi terlalu aktif, sehingga seseorang sering merasa ingin buang air kecil meskipun kandung kemih belum penuh.
Pada pria, kebiasaan menahan kencing bisa memperburuk kondisi pembesaran prostat (benign prostatic hyperplasia), yang menyebabkan sulit buang air kecil.
Menahan kencing dalam waktu lama bisa membuat saraf yang mengontrol kandung kemih menjadi tidak sensitif, sehingga sinyal untuk buang air kecil menjadi terganggu.
Menahan kencing sesekali mungkin tidak berbahaya, tetapi jika dilakukan terus-menerus, bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius, termasuk infeksi saluran kemih, batu kandung kemih, hingga kerusakan ginjal.
Segera buang air kecil saat merasa ingin, agar sistem kemih tetap sehat dan berfungsi dengan baik. (Z-4)
Sering buang air kecil bisa disebabkan oleh kebiasaan, makanan, cairan, atau kondisi medis. Dengan tips di atas, frekuensi bisa dikontrol
Bahaya sering menahan buang air kecil memiliki berbagai risiko kesehatan yang muncul ketika seseorang terlalu sering menunda atau menahan keinginan untuk kencing.
Fenomena honeymoon cystitis baru-baru ini menjadi perbincangan di kalangan warganet, setelah seorang pengguna TikTok @dian_salma00 mengungkapkan pengalamannya.
Pembesaran prostat atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) kerap memunculkan keluhan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama pada pria berusia di atas 60 tahun.
Kesulitan buang air kecil atau retensi urine bisa menjadi tanda masalah serius pada kandung kemih, prostat, hingga saraf.
Untuk mengantisipasi dehidrasi akibat minum kopi, ia menyarankan untuk meminum air putih untuk menjaga organ tubuh terutama ginjal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved