Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR adalah keadaan istirahat alami yang terjadi secara siklus, di mana tubuh dan otak mengalami pemulihan dan regenerasi.
Saat tidur, aktivitas tubuh melambat, otot menjadi rileks, dan otak tetap aktif dalam berbagai fase tidur untuk memperbaiki fungsi fisik dan mental.
Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan, tetapi tidur terlalu lama atau lebih dari 9 jam per hari juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Studi menunjukkan bahwa tidur lebih dari 9–10 jam per malam bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Tidur terlalu lama bisa memperlambat metabolisme, menyebabkan penumpukan lemak dan kenaikan berat badan.
Tidur berlebihan dapat mengganggu hormon insulin, meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Tidur terlalu lama bisa membuat otak menjadi kurang fokus, mudah lupa, dan sulit berkonsentrasi.
Orang yang tidur terlalu lama lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam per malam memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur 7–8 jam.
Terlalu lama tidur dalam posisi yang sama dapat menyebabkan ketegangan otot dan nyeri punggung.
Tidur berlebihan bisa mengacaukan ritme sirkadian, menyebabkan tubuh merasa lemas dan tidak berenergi sepanjang hari.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering tidur lebih dari 10 jam sehari lebih rentan terkena stroke.
Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan. Jika sering tidur terlalu lama dan merasa lelah sepanjang hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. (Z-4)
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Peneliti Stanford kembangkan SleepFM, AI yang mampu memprediksi 130 jenis penyakit, hanya melalui data tidur satu malam.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Penderita sakit pinggang direkomendasikan tidurnya dengan posisi telentang kasurnya jenis medium sampai medium firm, jangan terlalu keras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved