Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH wilayah di Indonesia mengalami bencana banjir, tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan dampak sosial bagi masyarakat. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam pemaparannya menyampaikan bahwa intensitas hujan yang tinggi serta kondisi geografis beberapa daerah menjadi faktor utama dalam kejadian bencana ini.
Di Provinsi Jawa Tengah, tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara pada Senin (20/1) mengakibatkan 16 rumah dan satu fasilitas pendidikan rusak. “Upaya tanggap darurat telah dilakukan, tetapi potensi hujan lebat masih menjadi perhatian utama karena bisa memicu longsor susulan,” ujar Abdul Muhari.
Selain itu, banjir yang melanda Kabupaten Grobogan pada Kamis (13/2) menggenangi rumah-rumah warga dan sejumlah ruas jalan. BPBD setempat terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk memastikan langkah penanganan yang optimal.
Sementara itu, di Jawa Timur, hujan lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya pada Kamis (13/2), menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan rumah.
“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD untuk menyalurkan bantuan awal berupa terpal dan sembako bagi warga terdampak,” jelas Abdul Muhari. Warga yang terdampak kini mulai melakukan perbaikan rumah dan usaha mereka yang rusak akibat bencana tersebut.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Kupang mengalami tanah longsor pada Rabu (8/2), yang mengakibatkan 65 KK mengungsi dan beberapa rumah mengalami kerusakan berat.
“Yang menjadi tantangan saat ini adalah akses ke lokasi terdampak, karena ada 31 KK yang masih terisolasi akibat sungai yang meluap,” kata Abdul Muhari.
Upaya penanganan terus dilakukan dengan prioritas pada distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.
Di Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros dilanda banjir pada Selasa (11/2), yang menggenangi 14 kecamatan dan 66 desa. Banjir ini menyebabkan 2 korban meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian.
“Dampaknya sangat luas, dengan lebih dari 185.279 jiwa terdampak langsung dan 3.451 hektare lahan persawahan yang terendam,” ungkap Abdul Muhari.
Jalan utama yang menghubungkan Makassar dengan Maros juga mengalami gangguan akibat genangan air. Saat ini, meskipun banjir mulai surut, evakuasi masih berlangsung karena curah hujan diprediksi tetap tinggi hingga Kamis (20/2).
Dengan situasi bencana yang terus berkembang, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
“Kami akan terus memberikan informasi terkini melalui saluran resmi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan upaya pemulihan berjalan efektif,” pungkas Abdul Muhari. (H-2)
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved