Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mendorong pembentukan talenta-talenta unggul untuk mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia. Hal ini disampaikan Wamen Stella saat hadir sebagai pembicara dalam acara IBC Business Talk, A Close-Door Discussion on Unlocking Talent For A Green Economic: Equipping Indonesia Workforce yang diselenggarakan oleh Indonesia Business Council (IBC), Rabu (5/2).
Stella menjelaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen untuk mewujudkan visi nett zero emission (NZE) pada 2060. Untuk itu di masa transisi ini, Indonesia perlu membentuk talenta-talenta unggul untuk mewujudkan ekonomi hijau. “Indonesia memiliki ambisi besar dalam mewujudkan ekonomi hijau dengan nett zero emission. Indonesia perlu mempunyai cukup talenta untuk mendukung visi itu,” ungkap Stella dilansir dari keterangan resmi, Kamis (6/2).
Lebih lanjut, Stella menjelaskan bahwa pemerintah akan mengadaptasi kurikulum, mengajarkan vokasi, dan penyelarasan program perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu, Stella melihat perguruan tinggi merupakan pendorong pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pembudayaan mindset riset, dan pendidikan vokasi berbasis kerja. Hal ini berperan dalam mendukung perkembangan inovasi, penyerapan teknologi, dan hubungan dengan industri.
“Universitas sebagai pendorong penelitian primer ini memiliki peranan dalam mendorong pertumbuhan research mindset, pendidikan vokasi berbasis kerja berperan mendukung spesifikasi dan SDM yang adaptif. Hal ini dapat mendukung perkembangan inovasi, penyerapan teknologi, dan hubungan dengan industri,” tutur Stella.
Selain itu, Stella berpendapat bahwa talenta tidak hanya dibentuk melalui perguruan tinggi, namun juga dapat dibentuk melalui ekosistem industri. Bisnis dan investor memegang peranan penting dalam membentuk SDM. Untuk itu diperlukan kebijakan insentif industri sebagai pendorong terjalinnya kolaborasi antara dunia industri dan akademis.
Berkaca dari fenomena pertumbuhan perusahaan rintisan (startup), Indonesia berusaha memastikan tidak akan kekurangan talenta unggul untuk menopang terwujudnya ekonomi hijau. Hal ini akan diupayakan dengan berbagai skema antara lain penerapan riset untuk menghasilkan inovasi untuk industri, pengawasan dari tren bidang industri untuk melakukan berbagai integrasi, penyerapan teknologi, dan peningkatan hubungan industri dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, Chief Operating Officer Indonesia Business Council (COO IBC), William Sabandar menambahkan bahwa tidak ada suatu negara yang dapat berkembang tanpa adanya inovasi. Inovasi adalah suatu keniscayaan untuk mewujudkan negara yang maju. “Tentang inovasi, tidak ada negara yang dapat maju tanpa adanya inovasi," tutup William. (H-2)
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin pasar karbon global berkat hutan tropis terluas ketiga di dunia.
Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola karbon dan pembiayaan iklim berbasis hutan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30).
Saat ini, regulator menuntut hasil yang terukur dan berintegritas, termasuk kebutuhan akan dampak iklim yang nyata.
Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di tanah air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved