Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI kesehatan, Imam Subekti, mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan manis selama perayaan Imlek, seperti kue keranjang, dodol, dan permen. Pembatasan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya diabetes, sebuah penyakit yang kerap dipicu oleh konsumsi gula berlebihan.
"Meskipun kelezatan makanan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kebahagiaan perayaan, konsumsi berlebihan makanan manis dapat meningkatkan risiko kesehatan, terutama terkait dengan diabetes," kata dokter spesialis penyakit dalam subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes itu seperti dikutip Antara, Kamis (23/1).
Menurut Imam Subekti yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, konsumsi makanan manis dalam jumlah berlebihan, terutama saat perayaan, bisa berkontribusi pada peningkatan berat badan. Kondisi obesitas ini, lanjutnya, berisiko meningkatkan terjadinya diabetes.
Obesitas tidak hanya mempengaruhi penampilan dan aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat mengganggu sensitivitas tubuh terhadap insulin, yang dikenal sebagai resistensi insulin. Pada awalnya, pankreas akan menghasilkan lebih banyak insulin untuk mengatasi hal ini. Namun, jika kondisi ini terus berlanjut, pankreas bisa mengalami kelelahan dan akhirnya berisiko menyebabkan diabetes.
"Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal sangat penting untuk mengurangi risiko diabetes, terutama di tengah godaan makanan manis saat perayaan," ujarnya.
Secara umum, obesitas adalah kondisi penumpukan lemak berlebih dalam tubuh. Untuk mengetahui kadar lemak tubuh secara akurat, Dr. Imam menyarankan pemeriksaan menggunakan CT-scan atau MRI. Namun, karena biaya pemeriksaan ini cukup mahal dan hanya tersedia di rumah sakit tertentu, pengukuran menggunakan indeks massa tubuh (IMT) bisa menjadi alternatif yang lebih praktis.
IMT dihitung dengan rumus: berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan kuadrat (dalam meter).
Normal: 18 – 22,9 kg/m²
Kelebihan berat badan: 23 – 25 kg/m²
Obesitas 1: 25 – 30 kg/m²
Obesitas 2: lebih dari 30 kg/m²
Selain itu, untuk mengukur komposisi massa tubuh secara lebih detail, bisa digunakan alat khusus seperti densitometer tubuh.
Imam juga menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan obesitas, seperti asupan makanan berlebih, rendahnya aktivitas fisik, faktor genetik, serta penyakit tertentu. Faktor utama yang paling sering terjadi adalah pola makan yang tidak seimbang dan gaya hidup yang kurang aktif.
Dengan demikian, menjaga pola makan yang sehat dan aktif bergerak sangat penting untuk mencegah diabetes dan menjaga tubuh tetap sehat, terutama selama perayaan Imlek. (Ant/P-5)
MENYAMBUT datangnya Tahun Baru Imlek tahun ini, favehotel Hyper Square Bandung menghadirkan pengalaman makan malam spesial atau imlek dinner bertema Ride the Prosperity.
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, INNSiDE by Melia Yogyakarta menghadirkan promo makan malam spesial bertajuk A Taste of Prosperity.
Penutupan jalan akan difokuskan pada tiga titik utama yang menjadi lokasi pusat kegiatan, yakni Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir 2 Dalam.
Para tamu dapat menikmati set menu autentik khas Tiongkok di Tian Jing Lou atau buffet mewah di Damai Restaurant, yang disiapkan oleh tim kuliner InterContinental Bandung Dago Pakar.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
MENYAMBUT perayaan Imlek yang bertepatan dengan Tahun Shio Kuda Api, Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran menghadirkan Imlek Dinner & Brunch “All You Can Eat”.
Perayaan Imlek Inkulturasi ini difokuskan pada prosesi dan doa-doa yang bertujuan untuk mewewujudkan kemakmuran masyarakat.
MARIANA, seorang mualaf dari etnis Tionghoa di Banda Aceh ikut merayakan tahun baru Imlek 2576 Kongzili bersama keluarganya
Tahun Ular Kayu yang dipercaya membawa banyak perubahan, terutama dalam urusan percintaan. Bagi beberapa shio, tahun ini menjadi momen terbaik untuk menemukan cinta sejati
Tahun Baru Imlek jatuh pada 29 Januari 2025 dan berakhir pada 16 Februari 2026. Karena zodiak Tiongkok beroperasi dalam siklus 12 tahun, Tahun Ular Tiongkok berikutnya kembali pada 2037.
Shio Ular Kayu dikenal sebagai sosok yang cerdas, penuh strategi, dan memiliki intuisi tajam dalam menghadapi berbagai situasi. Tapi tahukah Anda bagaimana kecocokan mereka dalam percintaan?
Pakar feng shui, Yulius Fang mengatakan, bahwa setiap shio memiliki peruntungannya sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved