Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Sistem Informasi Kepegawaian dan Digitalisasi Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN Suharmen angkat bicara mengenai proses pengumuman kelulusan PPPK guru tahap 1.
Menurut Deputi Suharmen, data per 4 Januari 2025 pukul 12.00 WIB, sudah 484 instansi yang datanya masuk ke BKN dan sedang dilakukan pengecekan atas kebenaran data.
"Kalau sudah oke langsung di-running di sistem pengolahan, kemudian lanjut paraf kepala Pusat Perencanaan Kebutuhan ASN, paraf Deputi Mutasi, dan digital signature (DS) Pak Kepala BKN," terang Deputi Suharmen kepada JPNN, Sabtu (4/1).
Menurut data BKN, data 9 instansi belum diterima BKN, tetapi masih ada di instansi.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Pusat Perencanaan Kebutuhan ASN Mohammad Ridwan yang dihubungi terpisah mengatakan, saat ini proses pengolahan data masih berjalan.
BKN berupaya untuk mempercepat pengolahan, meskipun bersamaan dengan pengolahan data CPNS 2024 yang akan diumumkan hasil seleksinya dimulai 5 - 12 Januari.
"Kami dikejar deadline untuk data CPNS 2024 juga yang diumumkan mulai besok, PPPK teknis, PPPK nakes. Jadi, teman-teman guru honorer mohon bersabar, secepatnya kami selesaikan," kata Ridwan.
Sebelumnya pada Jumat (3/1), Ridwan yang juga merangkap sebagai Plt. Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama menyampaikan, data guru yang diverifikasi validasi (verval) jumlahnya ratusan ribu, sehingga wajar kalau pengumuman PPPK guru tidak secepat teknis dan nakes.
Namun, tambah Ridwan, guru honorer sudah bisa bernapas lega. Saat ini, sudah 484 instansi yang hasilnya sudah masuk ke BKN dan dalam proses digital signature (DS) kepala BKN
Dia mengungkapkan, mulai besok pagi (5/1) sudah ada data kelulusan PPPK guru yang masuk inbox admin SSCASN dan bisa segera diumumkan.
Ridwan menjanjikan, Senin 5 Januari 2024 pagi, data kelulusan PPPK guru akan sudah masuk SSCASN sehingga guru honorer yang mengikuti seleksi bisa melihat hasilnya. (H-2)
Banyak ASN yang masih bingung mengenai "cara install" dan "daftar".
Fungsi paling mendasar dari ASN Digital adalah sebagai hub atau pusat kendali layanan.
Fitur ini wajib diaktifkan agar ASN dapat mengakses layanan vital seperti e-Kinerja, MyASN, hingga pengurusan kenaikan pangkat.
Ia menjelaskan bahwa APBN 2025 mencapai sekitar Rp3.600 triliun, sementara APBD sebesar Rp1.350 triliun, dan seluruh eksekusi anggaran tersebut berada di tangan ASN.
Ia mengungkapkan bahwa banyak ASN yang masih dibebani cicilan hingga menjelang pensiun.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali melakukan penyesuaian jadwal pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi peserta PPPK Paruh Waktu 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved