Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK ada mimpi yang terlalu besar untuk diraih, asalkan kita memiliki tekad kuat, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Itulah pesan yang disampaikan Rektor Universitas Mercu Buana Prof Andi Andriansyah, di depan ratusasn siswa/i SMA/MAN Se-Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dalam acara Rektor Menyapa 2024 di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM), Kamis (19/12).
Selain para siswa, acara itu juga dihadiri Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I yang diwakili Pengelola Data KCD Wil I Muhammad Romal Pahlawan, Kepala Sekolah SMA N 1 Jonggol, dan para guru SMA N 1 dan 2 Jonggol.
Acara Rektor Menyapa merupakan inisiatif Biro Humas Universitas Mercu Buana sebagai wujud nyata kepedulian universitas dalam mendukung generasi muda di berbagai daerah untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas.
Beasiswa ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah investasi masa depan, sebagai bentuk dukungan Universitas Mercu Buana terhadap semangat belajar, prestasi, dan cita-cita besar siswa-siswi di daerah.
Andi memberikan kuliah umum yang berisi paparan mengenai pengalaman pribadinya mengejar cita-cita. Profesor peneliti Robot Humanoid ini memulai ceritanya dengan mengutip pernyataan inspiratif Nelson Mandela, tokoh Humanis Afrika Selatan.
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia,” kutip Andi.
Lebih lanjut, ayah empat anak itu mengisahkan bagaimana dirinya, yang berasal dari keluarga guru, mampu meraih gelar akademik sekaligus jabatan fungsional tertinggi seorang dosen, yaitu Profesor.
“Saya sejak kecil sudah menanamkan dalam diri saya untuk menjadi scientist,” tegas Andi.
Andi menambahkan, jika kita sudah menanamkan tekad yang kuat dalam diri, seluruh unsur tubuh kita akan bergerak mewujudkannya.
“Bahkan alam akan ikut turut mendukung tekad, atau cita-cita tersebut,” ucap Andi
Dalam acara Rektor Menyapa 2024 itu, Universitas Mercu Buana memberikan dua beasiswa full 4 tahun kepada dua siswa terpilih dari SMA N 1 Jonggol, yaitu Indah Syamsiah dan Ayuke Abelia.
Keduanya terpilih setelah seleksi berdasasrkan nilai akademik dan latar belakang ekonomi keluarga yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jawa Barat.
Indah mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas pemberian bea siswa kepada dirinya.
“Terima kasih sebanyak banyaknya kepada Universitas Mercu Buana yang sudah memberikan saya beasiswa full 4 tahun, semoga ke depannya Universitas Mercu Buana dikenal banyak orang dan namanya semakin mendunia,” ujar Indah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Ayuke Abelia, “Saya sangat bahagia menjadi salah satu penerima beasiswa program rektor menyapa dari Universitas Mercu Buana, Terima kasih kepada pihak Universitas Mercu Buana yang telah memberikan kesempatan saya bisa lanjut ke jenjang yang lebih tinggi.” (Z-1)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved