Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kunjungan kerja dua hari di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, bersama istri, menyempatkan diri menginap di salah satu rumah warga di Kampung Cibogo, Dusun Kaum Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Rabu (4/12) malam.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang ikut mendampingi kunjungan kerja tersebut juga ikut bermalam di rumah warga. Hal itu merupakan salah satu upaya menyerap aspirasi yang ada di masyarakat bawah.
Keingintahuan yang begitu besar terhadap kondisi sesungguhnya keluarga-keluarga di wilayah tertentu menjadi alasan utama kedua pejabat tersebut memilih rumah warga. Salah satunya milik keluarga Ade Wijaya, sebagai tempat bermalam, bukan di hotel.
"Arahan Presiden, jangan banyak diskusi, seminar, lokakarya, tetapi turun ke lapangan dan selesaikan masalah. Negara harus hadir di tengah masyarakat," ujar menteri Wihaji, yang sebelumnya melakukan dialog dengan siswa SMA yang tergabung dalam Generasi Berencana (GenRe).
Menteri dan wakil menteri juga berkunjung ke tiga rumah yang dihuni lansia kemudian juga tiga rumah yang dihuni Keluarga Risiko Stunting (KRS).
"Kami ingin tahu kondisi sesungguhnya di lapangan. Nanti kita carikan orang tua asuh untuk mereka," ujar Wihaji, yang dalam kunjungan itu juga menyerahkan bingkisan kepada para lansia dan KRS yang dikunjungi, dan juga membagikan mukenah dan sarung di salah satu masjid setempat. (Z-1)
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Wihaji menyatakan belum menentukan target penurunan stunting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved