Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri (MendagriI) Tito Karnavian mengucapkan selamat atas terselenggaranya Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke -112 Muhammadiyah di Kupang.
"Pada kesempatan yang baik ini, saya beserta keluarga besar Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke -112 Muhammadiyah," ucap Tito dikutip dalam siaran video yang diterima Senin (2/12) .
Tito mengatakan 112 Tahun Muhammadiyah telah menjadi bagian penting dalam sejarah kelahiran bangsa, berkontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan.
Lebih lanjut, Tito menyebut Muhammadiyah juga menjadi teladan dalam pengelolaan filantropi yang berbasis pada nilai-nilai keislaman.
"Muhammadiyah tidak hanya menjadi pelopor dalam pembangunan sekolah, universitas, rumah sakit, dan lain-lain. Namun, Muhammadiyah juga menjadi teladan dalam pengelolaan filantropi yang berbasis pada nilai-nilai keislaman,” tegas Tito.
Tito juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berlomba-lomba berbuat kebaikan dan kebajikan. (H-2)
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pun mengimbau, dalam menghadapi tahun baru 2026, agar tidak ada pesta pora dan euforia.
Buku yang diterbitkan oleh penerbit Suara Muhammadiyah dan Kompas setebal 750 halaman ini disusun oleh Haedar Nashir selama setahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved