Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) bersama TNI AL, TNI AU, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan kepada para pengungsi erupsi Gunung Merapi Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Imigrasi dan Pemberdayaan Masyarakat Agus Adrianto mengatakan bantuan dikirimkan berupa 25 ton beras, 200 dus susu formula, 12.500 bungkus mie instan, 7.500 bungkus mie instan, kemudian 2.500 biskuit, 2.500 abon, 2.500 paket obat-obatan, 2.500 paket selimut, 3.500 perlengkapan pakaian, dan 200 dus air mineral.
"Bantuan kemanusiaan ini akan dikirim menggunakan pesawat dari TNI Angkatan Udara, disalurkan ke pangkalan utama TNI Angkatan Laut wilayah 7 NTT. Kemudian akan diserahkan oleh perwakilan kita yang ada di sana. Selanjutnya akan diserahkan kepada BNPB yang menjadi penanggung jawab daripada penyaluran bantuan kemanusiaan," kata Agus, di Halim Base OPS, Jakarta Timur, Senin (25/11).
Agus mengatakan bantuan akan dikirimkan secara bertahap karena kapasitas pesawat TNI AU hanya memuat 9-10 ton. Selain itu, ia mengatakan sebagian bantuan juga akan dikirim menggunakan kapal laut.
"Tanggal 27 baru berangkat menuju ke Lanud di Kupang kemudian langsung digeser ke Lanal untuk dikirim menggunakan kapal laut karena sebagian barang sudah ada di atas kapal. Selanjutnya, akan segera disalurkan ke sana, melalui badan nasional penanggulangan bencana yang ada di sana," katanya.
Agus mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti mengirimkan bantuan. Namun, ia belum menyebutkan kapan bantuan lanjutan akan diserahkan.
“Bila memang diperlukan, kita siap untuk memberikan bantuan lanjutan,” tutup Agus.(Faj/I-2)
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved