Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHAYA sering kali terjadi tanpa disadari, terutama pada anak yang kurang mendapat pengawasan yang memadai. Jika tidak ada pengawasan dari orangtua, hal ini dapat memberikan dampak yang membahayakan bagi kehidupan anak tersebut.
Penting memberikan pemahaman langsung pada anak-anak tentang keamanan dan keselamatan sejak dini agar mereka bisa menghindari risiko serta bagaimana bertindak jika terjadi ancaman atau insiden keamanan.
Memasuki usia ke-28, Nawakara Perkasa Nusantara sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan keamanan di Indonesia, berkomitmen untuk terus berkontribusi memberikan edukasi pentingnya keamanan di masyarakat.
Kali ini, Nawakara hadir dengan semangat pengabdian pada masyarakat di area project Nawakara pada 7 kota antara lain Pekanbaru, Surabaya, Makasar, Balikpapan, Bogor, Bekasi, dan Bandung, yang mana merupakan lokasi kantor regional Nawakara sekaligus mencakup wilayah-wilayah strategis demi menjangkau lebih banyak masyarakat.
Melalui program Nawakara Gemilang yang ke-3, Nawakara memberi edukasi keamanan dan keselamatan yang ditujukan kepada generasi muda di sekolah dasar, sejalan dengan misi perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Head of Corporate Secretary Nawakara, Chiquita Paramita Hindarto menjelaskan, selama 28 tahun hadir, Nawakara terus berupaya memberikan kontribusi nyata melalui edukasi keamanan, salah satunya bagi anak-anak yang rentan terhadap berbagai ancaman di sekitar mereka.
“Kini, kami kembali menggelar Nawakara Gemilang sebagai agenda tahunan demi memperkuat komitmen perusahaan dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya keamanan. Kami percaya, membangun kesadaran dan keamanan sejak dini mampu membawa manfaat bagi anak-anak hingga mereka dewasa nanti,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (12/11).
Dalam paparannya, Nawakara memberikan edukasi keamanan dan keselamatan anak saat berada di rumah, bermain di luar rumah, hingga menjaga keamanan dan keselamatan saat beraktivitas dengan menggunakan smartphone, termasuk di dalamnya saat berselancar di sosial media, maupun saat bermain gim di handphone.
Beberapa poin penting adalah selalu berbicara jujur dan terbuka pada orangtua atau guru, berani katakan tidak saat merasa tidak nyaman pada situasi tertentu, dan juga penting untuk mengenali orang yang dapat dipercaya di berbagai kondisi.
Rangkaian acara Nawakara Gemilang ke-3 berlangsung pada 29 - 30 Oktober 2024. Dimulai di SDN Leuwinutug 05 Bogor berlanjut ke SD 01/02 Sukaresmi, Cikarang, SDN Bendul Merisi 408 Surabaya, SDN 004 Batu Ampar Pekanbaru, dan SDN 001 Balikpapan Selatan kemudian diakhiri pada 30 Oktober 2024 di SDN Tenjolaya 1 Bandung.
Sebagai salah satu sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan Nawakara Gemilang, Kepala Sekolah SDN Leuwinutug 05 Citeureup, Bogor, Edah Jubaedah mengatakan bahwa sosialisasi keselamatan dan keamanan untuk anak-anak ini merupakan pengetahuan penting bagi mereka. Terlebih saat ini penggunaan smartphone, media sosial dan gim sudah sangat marak di usia anak sekolah dasar.
“Tips nyata sangat penting bagi anak agar mereka bisa memahami cara menjaga diri di berbagai situasi, baik saat beraktivitas di dunia nyata maupun di dunia digital. Kami mengapresiasi langkah Nawakara untuk memberikan edukasi yang praktis dan relevan bagi anak-anak. Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, sehingga kesadaran akan pentingnya keamanan dan keselamatan bisa tertanam sejak dini dan menjadi bekal bagi generasi muda,” ujar Edah.
Hal ini juga ikut diapresiasi oleh klien Nawakara, antara lain PT. Tirta Fresindo Jaya Tenjolaya dan PT Kalbe Farma. Section Head Irga, Varisa Damayanti mengatakan bahwa sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dari Nawakara, Nawakara Gemilang merupakan kegiatan yang positif dan membantu generasi muda untuk mendapatkan pengetahuan informal yang sangat berguna dalam menjaga keamanan dan keselamatan dirinya.
“Seru banget kegiatannya, saya mengikuti kegiatannya, dan menemukan anak-anak memiliki antusiasme yang cukup baik, dan edukasi ini memang sangat penting bagi mereka. Harapannya Nawakara bisa membawa kegiatan Nawakara Gemilang ini ke berbagai sekolah di Indonesia.” ujar Varisa yang mengikuti kegiatan Nawakara Gemilang di SDN Tenjolaya 1 Cicalengka.
Melalui penyelenggaraan Nawakara Gemilang ke-3 ini, Nawakara berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di tahun-tahun mendatang.
"Kami berharap Nawakara Gemilang dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia sehingga awareness anak-anak dalam menjaga dirinya tetap aman dan selamat semakin meluas. Dengan dukungan yang luar biasa dari semua pihak, kami akan terus berkomitmen untuk memperluas program ini." tutur Chiquita. (H-2)
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Apakah perjalanan Grab bisa direkam suaranya? Pertanyaan ini kerap muncul terkait keamanan, dokumentasi pribadi, hingga bukti jika terjadi hal tidak diinginka
Survei Gallup memang menjadi bukti bahwa Indonesia kompetitif dan aman bagi Warga Negara Asing (WNA), namun aspek perlindungan internal tetap harus dibenahi.
Penyesuaian yang dilakukan Washington dinilai sejalan dengan pandangan Rusia.
Analis Politik Senior dan Pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens mengapresiasi Polri yang menempati urutan ketiga terbaik di dunia berdasarkan penilaian WISPI.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Ia mengingatkan masyarakat yang akan bepergian, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang dikenal memiliki aktivitas vulkanik tinggi. emahami langkah keselamatan saat berada di dekat zona erupsi sangat penting.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia, khususnya untuk sektor industri yang berisiko tinggi.
Melalui Polantas Menyapa, kampanye keselamatan diwujudkan dalam format dialog yang santai dan kreatif di tengah pusat keramaian.
Pemerintah sebagai regulator harus bisa melaksanakan regulasi-regulasi yang ditetapkan agar kejadian kecelakaan kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali tidak terulang lagi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved