Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama jajaran pimpinan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hadir dalam acara Sidang Raya XVIII Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) 2024 se-Indonesia. Acara yang dilaksanakan di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, ini menjadi salah satu rangkaian kunjungan kerja Mendikdasmen ke sejumlah organisasi penyelenggara pendidikan. Hal ini bertujuan untuk membangun kemitraan dan memajukan sistem pendidikan Indonesia.
"Kami ingin mendapatkan dukungan dari PGI sebagai organisasi yang selama ini banyak mengelola lembaga-lembaga pendidikan terutama di daerah 3T. Hal itu juga yang menjadi salah satu tantangan kami untuk memberikan layanan pendidikan di daerah 3T. Kami menawarkan kemungkinan pemerintah bermitra dengan PGI dalam mewujudkan Pendidikan untuk Semua,” ungkap Mu'ti dilansir dari keterangan resmi, Minggu (10/11).
Abdul Mu'ti menambahkan, PGI bukan organisasi yang asing baginya. Para tokoh PGI yang hadir merupakan sahabatnya dalam membangun kerukunan beragama di Indonesia. Diperkirakan hingga saat ini ada 2.556 satuan pendidikan swasta yang dikelola oleh gereja-gereja anggota PGI.
Oleh karena itu, dukungan yang ia harapkan dari PGI serta umat kristiani adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama apa yang diprogramkan oleh Kemendikdasmen yaitu Program Wajib Belajar 13 Tahun.
"Kita perlu anak-anak muda yang kuat dalam religiusitas dan spiritualitas, sehingga senantiasa mampu menghadapi tantangan di masa depan yang tidak semakin ringan, terutama kaitannya dengan persoalan dekadensi moral,” ungkapnya.
Menghadapi persoalan ini Kemendikdasmen pada bulan Desember 2024 akan meluncurkan sebuah alternatif dalam membangun karakter bangsa lewat Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ketujuh kebiasaan itu adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan makanan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Melalui program ini, Kemendikdasmen berusaha membangun ekosistem pendidikan sebagai institusi yang di dalamnya terjadi dua proses sosiologis dan integrasi nasional, yaitu pendidikan membentuk karakter bangsa dan integrasi generasi bangsa dengan pendidikan sebagai salah satu sarananya.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom menyampaikan apresiasi atas kedatangan Mendikdasmen dan program 7 Kebiasaan Anak Anak Indonesia Hebat itu akan dijadikan tujuh kebiasaan pendeta.
"Gereja-gereja juga menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah, jumlahnya tidak sedikit. Apa yang dilakukan oleh gereja itu merupakan bagian dari tugas warga negara untuk mencerdaskan bangsa, namun perlu diakui, di beberapa tempat banyak sekolah-sekolah kristen yang terancam tutup,” ujarya.(M-2)
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
PENDIDIKAN merupakan salah satu sektor penting bagi pembangunan suatu negara.
Kemendikdasmen memandang peristiwa siswa bunuh diri di NTT itu sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
KEPALA Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen mengatakan selama ini pengusulan prestasi murid menjadi pertimbangan dalam jalur penerimaan berbasis prestasi.
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved