Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kupu2 di dalam Buku (by Taufik Ismail)
KETIKA duduk, di stasiun bis, di gerbang kereta api,
di ruang tunggu praktik dokter anak, di balai desa,
kulihat orang-orang di sekitar ku duduk membaca buku,
dan aku bertanya,''Di negeri mana gerangan, aku sekarang?''
Ketika berjalan sepanjang gang antara rak-rak panjang,
di perpustakaan yang mengandung ratusan ribu buku
dan cahaya lampunya terang benderang,
kulihat anak-anak muda dan anak-anak tua
sibuk membaca dan menuliskan catatan,
dan aku bertanya,''Di negeri mana gerangan aku sekarang?'',
Ketika bertandang di sebuah toko,
warna-warni produk yang dipajang terbentang,
orang-orang memborong itu barang dan mereka berdiri beraturan di depan tempat pembayaran,
dan aku bertanya,''Di toko buku negeri mana gerangan aku sekarang?''
Ketika singgah di sebuah rumah,
kulihat ada anak kecil bertanya tentang kupu-kupu kepada mamanya,
dan mamanya tak bisa menjawab keinginan-tahu putrinya,
kemudian katanya, "Tunggu, mama buka ensiklopedia dulu,
yang tahu tentang kupu-kupu,"
dan aku bertanya,''Di rumah negeri mana gerangan aku sekarang?''
Agaknya inilah yang kita rindukan bersama,
di stasiun bis, dan ruang tunggu kereta api negeri ini, buku dibaca,
di perpustakaan perguruan kota dan desa, buku dibaca,
di tempat penjualan, buku laris dibeli,
dan ensiklopedia yang terpajang di ruang tamu tidak berselimut debu,
karena memang, dibaca.
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved