Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan Komisi X DPR RI dalam memperjuangkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, terutama bangunan fisik di wilayah 3T.
“Ya itu juga termasuk kendala kami, dan menurut informasi yang kami terima itu perlu dukungan dari Komisi X karena memang termasuk dalam catatan untuk kami terkait banyak pembangunan infrastruktur yang tidak dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,“ kata Mu'ti dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu.
Ia menerangkan pihaknya sejauh ini sudah berkoordinasi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait kendala pembangunan infrastruktur pendidikan yang masih mengalami polemik, apakah penganggarannya harus diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau kementerian bidang pendidikan.
Mu'ti mengatakan telah mengusulkan kepada Wapres opsi solusi yang moderat, yakni pembagian kewenangan terkait berapa jumlah infrastruktur pendidikan yang dapat dikerjakan oleh pihaknya agar dapat mempercepat implementasi salah satu program Kabinet Merah Putih tersebut.
Dengan begitu, ia menambahkan, Komisi X dapat turut membantu sekaligus menyetujui pengusulan anggaran untuk program tersebut ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, mengingat Kemendikdasmen merupakan bagian dari mitra komisi tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Komisi X DPR RI dalam kesimpulan rapat hari itu juga mendorong pengelolaan anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan agar menjadi wewenang kementerian yang terkait dengan bidang pendidikan, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Sejalan dengan itu, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan pihaknya mendorong Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek
"Komisi X mendorong Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek untuk berkoordinasi dengan K/L lain agar anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dapat dikelola kementerian yang membidangi pendidikan," kata Hetifah
Pasalnya, keterbatasan yang dimiliki oleh Komisi X dalam memperjuangkan sarana dan prasarana pendidikan, terutama bangunan fisik, disebabkan oleh kewenangan tersebut dimiliki oleh Kementerian PUPR yang bukan merupakan mitra Komisi X. (Ant/H-2)
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap.
Pendidikan harus tetap berjalan meskipun bencana terjadi, selama keselamatan seluruh warga satuan pendidikan tetap menjadi pertimbangan utama.
Pemerintah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Indonesia untuk menggelar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama masuk sekolah.
Menteri Mu’ti juga menyoroti peran pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan dinamis.
Gubernur Sherly mengajak seluruh guru dan tenaga pendidik untuk menjawab perhatian besar ini dengan komitmen, integritas, dan inovasi pembelajaran.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD dan SMP Tahun 2026.
ISRA Mikraj merupakan salah satu momentum paling penting dalam sejarah Islam.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Pemerintah pusat menargetkan pembangunan dan perbaikan (revitalisasi) sekolah sebanyak 71 ribu satuan pendidikan pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved