Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia medis, profesi dokter spesialis menempati posisi yang sangat dihormati. Selain memiliki tanggung jawab besar dalam menangani kasus-kasus medis yang kompleks, mereka juga sering menerima bayaran yang sangat tinggi dibandingkan profesi lain di bidang kesehatan.
Bayaran dokter spesialis bisa sangat bervariasi, tergantung pada bidang spesialisasi, lokasi praktik, serta kompleksitas tugas mereka. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai mengapa bayaran dokter spesialis kerap kali sangat mahal dan spesialisasi mana yang mendapatkan bayaran tertinggi baik di Indonesia maupun di dunia.
Salah satu alasan utama mengapa dokter spesialis dibayar mahal karena durasi pendidikan dan pelatihan mereka. Untuk menjadi dokter spesialis, seseorang perlu menyelesaikan pendidikan dasar sebagai dokter umum yang memakan waktu bertahun-tahun.
Pendidikan spesialis bisa memakan waktu tambahan 5-7 tahun. Proses ini melibatkan berbagai sertifikasi dan ujian yang sulit, yang menuntut investasi waktu dan biaya yang besar.
Selain pendidikan yang panjang, dokter spesialis sering kali menangani kasus-kasus medis yang lebih kompleks dan kritis dibandingkan dengan dokter umum. Sebagai contoh, dokter bedah otak atau ahli jantung intervensi bertanggung jawab atas prosedur yang sangat berisiko dan membutuhkan tingkat keahlian yang sangat tinggi.
Menurut laman resmi American Medical Association (AMA), bayaran dokter spesialis dipengaruhi tanggung jawab dan tingkat keahlian yang mereka miliki dalam menangani masalah kesehatan yang paling rumit .
Di Indonesia, bayaran dokter spesialis juga sangat bervariasi tergantung pada spesialisasi dan lokasi praktik. Dokter spesialis bedah umum dan bedah saraf sering kali termasuk dalam kategori dengan bayaran tertinggi.
Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI), seorang dokter bedah saraf dapat memperoleh bayaran mulai dari Rp20 juta- Rp60 juta per bulan, belum termasuk pendapatan dari operasi atau tindakan medis lainnya yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per prosedur.
Di sisi lain, spesialis jantung dan pembuluh darah juga mendapatkan bayaran yang cukup tinggi, dengan pendapatan rata-rata mencapai Rp30 juta - Rp80 juta per bulan.
Dokter spesialis anak dan kandungan juga masuk dalam kategori spesialis dengan bayaran tinggi, terutama mereka yang bekerja di rumah sakit swasta ternama di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya.
Pada tingkat global, dokter spesialis di Amerika Serikat dikenal sebagai yang mendapatkan bayaran tertinggi. Menurut laporan dari Medscape, dokter spesialis bedah ortopedi dan bedah plastik menduduki posisi teratas dalam hal pendapatan tahunan. Dokter ortopedi di Amerika Serikat, misalnya, dapat memperoleh bayaran rata-rata sekitar US$500.000 (sekitar Rp7,6 miliar) per tahun.
Selain itu, dokter bedah plastik yang kerap melakukan operasi kosmetik juga mendapatkan bayaran yang sangat tinggi, dengan rata-rata pendapatan sekitar US$400.000 (sekitar Rp6,1 miliar) per tahun.
Di Eropa, khususnya Swiss dan Jerman, dokter spesialis jantung dan bedah saraf dikenal mendapatkan bayaran yang sangat tinggi. Bayaran tahunan seorang dokter spesialis di negara-negara ini bisa mencapai EUR 250.000 (sekitar Rp4 miliar) atau lebih, tergantung pada rumah sakit tempat mereka bekerja dan kompleksitas prosedur yang mereka tangani.
Bayaran dokter spesialis, baik di Indonesia maupun di dunia, mencerminkan tingkat keahlian, tanggung jawab, dan kompleksitas pekerjaan yang mereka lakukan. Mulai dari bedah saraf hingga jantung, spesialisasi medis yang berisiko tinggi dan membutuhkan keterampilan luar biasa biasanya dihargai dengan bayaran yang sangat tinggi. (Z-3)
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
KETUA Kolegium Ilmu Penyakit Dalam PAPDI, Rudy Hidayat, mengatakan kebutuhan dokter spesialis penyakit dalam saat ini adalah bukan pada produksi.
PENASIHAT Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, menyoroti masih terjadinya ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di Indonesia.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
Kemenkes mencatat masih banyak rumah sakit daerah yang belum memenuhi ketersediaan tujuh dokter spesialis dasar. Saat ini, baru sekitar 74 persen dari total 614 rumah sakit
PRESIDEN Prabowo Subianto menginstruksikan agar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) agar memprioritaskan beasiswa kepada mahasiswa kedokteran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved