Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES rekrutmen petugas haji 1446 H/2025 M akan segera dilakukan. Direktorat Bina Haji pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mulai melakukan persiapan, antara lain review aplikasi Computer Assisted Test (CAT) yang akan digunakan.
“Kementerian Agama saat ini sedang melakukan persiapan rekrutmen petugas haji yang tidak lama lagi akan dilakukan,” ungkap Direktur Bina Haji Arsad Hidayat dalam acara Review Aplikasi Computer Assisted Test (CAT) Petugas Haji 1446 H/2025 M, dilansir dari keterangan resmi, Jumat (18/10).
Kementerian Agama dalam beberapa tahun terakhir menggunakan CAT dalam proses seleksi petugas haji. Arsad mengatakan pendekatan ini dilakukan untuk menjamin seleksi petugas haji berjalan secara fair dan transparan. Penggunaan aplikasi CAT juga untuk memastikan calon petugas haji memiliki dasar pengetahuan IT yang memadai.
Arsad menjelaskan, review dilakukan berbasis hasil evaluasi pelaksanaan seleksi CAT tahun 1445 H/2024 M, termasuk terkait jaringan atau lainnya. Misalnya, error pada HP, sejumlah smartphone ada yang tidak bisa mengakses aplikasi, serta lemahnya jaringan internet. Review atas hal itu dilakukan agar kendala teknis yang pernah terjadi tidak terulang tahun ini.
"Kami mohon bantuan Siskohat dan vendor yang terlibat dalam penyempurnaan aplikasi untuk bisa meminimalisir kejadian-kejadian tahun sebelumnya dengan mengembangkan aplikasi ke arah yang lebih baik," lanjutnya.
"Kami minta gangguan-gangguan teknis yang terjadi pada saat seleksi tahun sebelumnya agar tidak terulang kembali di tahun ini. Pengumuman pelaksanakan seleksi petugas haji melalui media juga akan dimassifkan," tuturnya.
Arsad yakin, dengan berbagai langkah perbaikan dan inovasi yang dilakukan, seleksi petugas haji di tahun 1446 H/2025 M akan lebih baik lagi. (H-2)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menegaskan proses seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat tahun 1447H/2026M akan berlangsung bersih, transparan,
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menghadirkan delapan formasi layanan untuk memperkuat penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026.
Kemenhaj menunda seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat bencana banjir dan longsor. Jadwal baru akan diumumkan setelah kondisi membaik.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah tengah menyiapkan pelaksanaan seleksi dan pelatihan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk musim haji 2026.
KEMENAG minta masyarakat tidak mudah percaya informasi palsu atau hoaks seputar lowongan kerja (loker) atau seleksi petugas haji di media sosial.
SEBANYAK 1.900 peserta mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tingkat Pusat Tahun 1446 H/2025 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (17/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved