Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kemenhaj Tunda Seleksi Petugas Haji di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Akmal Fauzi
03/12/2025 19:13
Kemenhaj Tunda Seleksi Petugas Haji di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra
Metneri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (krii) dan Wakil Menteri Dahnil Ahzar Simanjuntak(MI/SUSANTO)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memutuskan menunda proses seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk Kelompok Terbang (Kloter) dan PPIH Arab Saudi di wilayah terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) bagi calon PPIH di tiga provinsi tersebut dihentikan sementara sampai kondisi kembali aman. Penundaan dilakukan untuk memastikan peserta dapat mengikuti seleksi dengan layak tanpa mengabaikan keselamatan.

“Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama. Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana. Doa terbaik kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut,” kata Irfan dikutip dari Antara, Rabu (3/12).

Seleksi Nasional Tetap Berlangsung 4 Desember

Kemenhaj memastikan bahwa proses CAT PPIH Kloter tingkat nasional tetap berjalan sesuai jadwal, yakni 4 Desember 2025, dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia melalui kantor Kemenhaj kabupaten/kota.

Penundaan seleksi hanya diberlakukan di tiga provinsi yang sedang mengalami bencana. Jadwal terbaru untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan serta mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.

Kemenhaj juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan saling membantu.

"Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak bencana," kata dia.

Sebelumnya, Kemenhaj telah menyiapkan program pelatihan intensif bagi PPIH yang akan bertugas pada musim haji 2026 sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan jemaah

“Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kompetensi tugas dan fungsi layanan, penguatan kedisiplinan, serta kemampuan komunikasi dasar dalam bahasa Arab,” kata Irfan.

Pelatihan tersebut akan diikuti oleh para petugas yang telah dinyatakan lulus seleksi nasional dan dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung Januari–Februari 2026 dan hanya diikuti oleh petugas yang telah dinyatakan lulus seleksi nasional. Program diklat dan bimtek tersebut merupakan tahap lanjutan dari proses seleksi yang digelar berjenjang dan berbasis sistem informasi terintegrasi. (Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya