Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABEL casan handphone adalah komponen penting untuk mengisi daya dan mentransfer data pada perangkat ponsel. Namun, kabel ini sering kali mengalami kerusakan akibat penggunaan yang kurang hati-hati.
Maka dari itu menyimpan kabel casan terdapat tips dan caranya tersendiri agar tidak cepat rusak dan bisa dipakai dalam waktu lama.
Terlebih lagi kabel casan handphone ini juga sangat sensitif jika terus menerus digulung dengan cara yang salah.
Baca juga : 8 Tips agar Kuota Internet HP Irit
Saat menggulung kabel, hindari melipatnya dengan sudut tajam. Gulunglah kabel dalam lingkaran longgar. Jangan menggulung terlalu ketat karena bisa merusak serat internal kabel. Usahakan mengikuti bentuk alami kabel.
Gunakan pengikat kabel berbahan lembut, seperti velcro atau karet gelang, untuk menjaga kabel tetap rapi setelah digulung. Hindari menggunakan pengikat keras atau elastis yang terlalu ketat karena dapat merusak permukaan luar kabel.
Saat mencabut kabel dari perangkat atau stop kontak, pegang bagian ujung kepala charger (connector), bukan menarik kabelnya. Menarik kabel bisa menyebabkan sambungan internal kabel putus atau melemah.
Baca juga : Tips Memilih Kabel Listrik yang Aman dan Berkualitas, Fakta di Balik Mitos Kabel 4 Besar
Pasang pelindung kabel di sekitar area yang paling rentan rusak, seperti dekat ujung konektor. Pelindung ini membantu mencegah kabel patah atau tertekuk dengan cara yang salah.
Kabel yang sering ditekuk pada sudut tajam, terutama dekat konektor, lebih rentan mengalami kerusakan. Pastikan untuk selalu melipat atau menggulung kabel dengan cara yang tidak membuat kabel terlalu tertekuk.
Jaga kabel agar tetap kering dan jauh dari benda cair. Kelembaban atau cairan bisa merusak komponen internal kabel. Selain itu, simpan kabel di tempat yang bebas dari debu dan jauh dari sinar matahari langsung untuk mencegah pelapukan bahan kabel.
Baca juga : 10 Tips Merawat Handphone agar tidak Cepat Rusak
Hindari menyimpan kabel di tempat yang bisa membuatnya terhimpit oleh benda-benda berat. Hal ini dapat membuat kabel terjepit dan rusak secara fisik. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di laci atau tas khusus kabel.
Pastikan untuk menggunakan kabel dengan spesifikasi yang sesuai dengan perangkat Anda. Menggunakan kabel yang tidak cocok atau kualitas rendah dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat.
Jika Anda sering menggunakan kabel secara terus menerus, pastikan untuk memberikan waktu istirahat. Kabel yang terlalu sering digunakan tanpa henti akan lebih cepat rusak karena panas atau tegangan berlebih.
Dengan menjaga cara menggulung, menyimpan, dan merawat kabel, masa pakai kabel casan bisa lebih lama dan tidak cepat rusak. (Z-12)
Handphone memang memudahkan komunikasi dan akses informasi. Namun, penggunaan berlebihan bisa menimbulkan dampak negatif.
Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan kabar dari produsen ponsel asal Tiongkok, Honor.
Honor sedang mempersiapkan sebuah 'ponsel hebat' bagi para pengguna yang mencari perangkat dengan kekuatan tinggi serta kapasitas baterai yang besar.
Samsung Galaxy A16 5G masih menjadi salah satu ponsel terlaris di kelas menengah hingga akhir 2025.
Kompetisi di dunia smartphone lipat di Indonesia kembali meningkat setelah OPPO mengumumkan peluncuran resmi OPPO Find N5 pada akhir April 2025.
SOSOK ayah kini sering terasa ada tapi tiada. Data fatherless dari Pendataan Keluarga 2025 menunjukkan bahwa 25,8% anak Indonesia mengalami kondisi fatherless.
Guru Besar Psikologi UI Prof. Rose Mini membagikan tips jitu mengatasi post holiday blues agar kembali produktif bekerja dengan cara berpikir positif.
Simak 7 tips dari dr Mimi Oktafia (IPB University) untuk menjaga kesehatan fisik dan mental agar tampil maksimal saat UTBK-SNBT 2026.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Pemerintah ajak masyarakat hemat energi demi stabilitas nasional. Simak 7 tips praktis dari IEA mulai dari transportasi hingga penggunaan AC dan lampu LED.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Chef Gun menilai pola memasak masyarakat Indonesia masih cenderung tidak efisien, terutama kebiasaan menyalakan kompor sebelum semua bahan siap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved