Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Nasional (Unas) Prof Dr Suryono Efendi SE MBA MM mengapresiasi kedatangan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM di Unas dalam program #Aussiebanget University Roadshow.
“Kami sangat mengapresiasi sosialisasi studi serta beasiswa Australia Awards yang sangat relevan dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa Unas. Program ini membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan studi pascasarjana S2 dan S3 di universitas-universitas di Australia," ujar Suryono saat menerima kunjungan Penny Williams di Auditorium Cyber Library Unas, Jakarta, Kamis (3/10).
Kunjungan Penny dalam program #Aussiebanget University Roadshow yang dihelat Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jakarta itu, bekerja sama dengan Center for Australian Studies (CFAS) Unas.
Baca juga : Rifky Bujana Bisri, Anak Driver Ojol yang Dapat Beasiswa ke University of British Columbia
“Saya senang sekali berkunjung ke Universitas Nasional serta bertemu dengan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan hubungan baik antara Indonesia dan Australia,” ungkap Penny.
Penny menambahkan kegiatan ini juga dihelat untuk merayakan hubungan diplomatik ke-75 tahun Indonesia-Australia serta menginformasikan berbagai program beasiswa di Australia.
“Hubungan persahabatan kedua negara ini sudah terjalin sangat erat dari lama. Indonesia juga merupakan mitra terpenting Australia untuk berkolaborasi dalam memajukan negara, khususnya bidang pendidikan,” ucapnya.
Baca juga : Kolaborasi Global Kunci Penting untuk Dunia Pendidikan
Karena itu, lanjut Penny, kegiatan ini turut menghadirkan para pakar dan peneliti dari Australia dan Indonesia untuk membahas hal penting terkait hubungan bilateral kedua negara.
“Selain bisa memberikan kesempatan belajar di Australia bagi mahasiswa Unas, kegiatan ini dapat menjadi wadah bertukar ilmu antara peneliti kita,” tutup Penny.
Sementara itu, Ketua CFAS Unas Harry Darmawan SHum MSi menyampaikan hal ini merupakan kegiatan ke-5 pada 2024 yang diselenggarakan CFAS Unas, bekerja sama dengan Kedubes Australia di Jakarta dan universitas-universitas di Australia.
“Kami harap mahasiswa Unas bisa memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu dari para peneliti Indonesia dan Australia serta mencari peluang melanjutkan studi di Australia. Kami juga berharap kehadiran CFAS bisa membawa sumbangsih bagi peningkatan hubungan Australia dan Indonesia,” katanya. (H-2)
Menteri Komunikasi Australia Anika Wells memanggil pimpinan Roblox untuk membahas maraknya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di platform tersebut.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Tony Mokbel, gembong narkoba legendaris Australia, resmi bebas setelah jaksa membatalkan persidangan ulang. Kasusnya runtuh akibat skandal pengkhianatan pengacara.
Beasiswa Australia Awards ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin menempuh studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di berbagai universitas terkemuka di Australia.
Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved