Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KERETA api merupakan nadi transportasi di Indonesia. Efektivitas alat transportasi ini terbukti belum tergantikan alat tranportasi lain dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, tim dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV-UGM) melakukan penelitian kerusakan pada rel maupun kereta api.
Hasilnya, SV-UGM melakukan inovasi dengan mengembangkan alat untuk mendeteksi kerusakan pada rel maupun gerbong kereta api atau Instrumented Railway Vibration (IRV). Alat ini bekerja berdasarkan pengukuran getaran secara real time dengan data yang langsung tersimpan di Cloud.
Tim IRV yang terdiri atas Giovani Ega, Herjuno Rizki, Irfan Bahiuddin, Addin Suwastono mengikuti eksibisi yang mempamerkan produk inovasi tersebut di Higher Education Partnerships Conference (HEPCON) 2024 beberapa waktu lalu.
Baca juga : KAI Bandung Luncurkan KA Lodaya dengan Kereta Generasi Baru
Giovani mengutarakan alasan ketertarikan timnya pada kereta api. "Alat transportasi kereta ini sudah dari sejak zaman Jepang sampai sekarang tetap ada dan memiliki posisi tersendiri," ungkap Giovani yang merupakan alumni Teknik Mesin SV UGM
Ia menambahkan, ketika segala sesuatu bergerak, maka kerusakan saat bergerak tersebut dapat dideteksi getarannya. "Jadi, kami mencoba mengembangkan alat yang diletakkan di kereta api untuk mendeteksi kerusakan yang ada di relnya," ungkapnya.
Analoginya adalah berkendara dengan motor atau mobil yang melaju di atas polisi tidur pasti akan menimbulkan getaran. "Jadi, konsep sederhananya seperti itu," tukasnya.
Baca juga : Smart Meter PLTS Inovasi PLTS UGM tekan Biaya Rp180 Juta per Tahun
Dalam jangka panjang, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan data-data yang dapat memprediksi kapan rel kereta harus diganti ataupun masih layak digunakan. Hal ini akan dapat mnambah kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna kereta.
Secara teknis, lanjutnya, alat ini diletakkan di bogie kereta api. Melansir laman INKA, Bogie merupakan sistem kesatuan roda pada Kereta Api, baik di kereta berpenggerak maupun kereta non penggerak. Bogie pada umumnya dipakai untuk roda yang jumlahnya lebih dari 2 gandar (As) dalam satu kereta.
Bogie merupakan konstruksi terdiri dua perangkat roda atau lebih yang digabungkan oleh rangka yang dilengkapi dengan sistem pemegasan, pengereman, dengan atau tanpa peralatan penggerak dan anti selip, serta keseluruhan berfungsi sebagai pendukung rangka dasar dari badan kereta. Bogie dapat di lepas dan dipasangkan kembali jika sedang dilakukan perawatan.
Baca juga : Mahasiswa UGM Ciptakan Snack Bar Anti Stunting
Alat ini mampu mengumpulkan dan merekam data getaran juga suara serta lokasinya. Karena memiliki GPS sehingga dapat terdeteksi jika ada kerusakan yang terjadi serta lokasi kejadiannya.
IRV cukup diletakkan di satu gerbong namun dalam beberapa kasus bisa diletakkan di setiap gerbong, untuk kegunaan mengecek kerusakan yang terjadi pada gerbong kereta.
"Bila ingin memonitor gerbong dapat diletakkan di setiap gerbong. Jadi ada beberapa kasus gerbong itu rodanya benjol. Atau bearing-nya itu patah. Nah, ini sebenarnya juga bisa mendeteksi getaran dari hasil kerusakan di gerbong itu sendiri. Selain tadi itu ada bearing failure,"paparnya.
Baca juga : Gunakan Teknologi Fotovoltaik, Ini Cara Kerja Genteng Pintar Buatan UGM
Penelitian ini berangkat dari bearing analysis kereta api batu bara di Sumatra pada tahun 2020. Saat itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajak SV UGM untuk melakukan investigasi bersama.
"Ketika itu banyak terjadi bearing yang rusak. Namun kita tidak tahu ini kok banyak yang rusak disebabkan karena apa? Apakah karena rel keretanya atau karena mungkin kelebihan muatan? Akhirnya kami berpikir untuk merancang alat monitoring untuk mengetahui kondisi rel maupun kondisi dari performa kereta itu ketika berjalan," ungkapnya.
Pada 2020, tim sudah mulai melakukan prototyping. "Kami lakukan pengujian di lab kami sendiri. Kemudian setelah itu berjalan kami lakukan pengujian di Lintas Jawa juga sebelum ke Sumatra. Kemudian kami juga lakukan kalibrasi untuk sensor getarannya, dan akhirnya ini sekarang sudah di fase keempat," tukasnya.
Sejak tahun 2020 IRV SV UGM sudah melakukan 4 kali pengembangan sehingga IRV sudah dapat dipakai untuk kereta api penumpang. Bahkan pengembangan untuk kereta api listrik sudah dilakukan mulai September ini.
"Kami juga baru menjalin kerja sama dengan LRT. Karena LRT juga mengalami masalah yang hampir mirip dengan kereta biasa. Yaitu banyak terjadi kerusakan di keretanya, di keretanya. Nah kerusakan itu kan belum tahu apakah memang keretanya atau jalannya. Nah akhirnya paling cepat bulan depan kami akan pasang ini di LRT," tukasnya seraya menukas IRV fase keempat dan lanjutannya akan dihilirisasi ke sebuah startup bernama Inovasi Era Mandiri Teknologi.(H-2)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, anak petani perlu didorong untuk memperoleh pendidikan hingga jenjang tertinggi.
Teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang dan memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi.
Penguatan pendidikan vokasi merupakan bagian penting dari Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang menjadi program prioritas Kementerian Perindustrian.
KEBUTUHAN tenaga ahli terkait bidang tata udara tersebut meningkat. Hal tersebut membuat PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) meresmikan pusat keunggulan di SMKN 1 Denpasar
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
SOSIOLOG UGM Andreas Budi Widyanta, atau kerap disapa AB, menyoroti keputusan ulah pati (bunuh diri) pada anak SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang terjadi pada 29 Januari 2026 lalu.
SEKRETARIS Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Sigit Priyanto, Rabu menegaskan, tahun 2026 ini, UGM akan menerima 10.000 mahasiswa baru baik jenang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D-4).
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved