Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Politeknik Negeri ATK Yogyakarta Disiapkan Jadi Pusat Keunggulan Kulit di Asia Tenggara

Naufal Zuhdi
09/12/2025 01:35
Politeknik Negeri ATK Yogyakarta Disiapkan Jadi Pusat Keunggulan Kulit di Asia Tenggara
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi. Pasalnya, pendidikan vokasi menjadi tulang punggung pengembangan SDM kompeten dan berdaya saing global.(MI/Naufal Zuhdi)

KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi. Pasalnya, pendidikan vokasi menjadi tulang punggung pengembangan SDM kompeten dan berdaya saing global. 

Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan akademik di Politeknik Negeri Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi berbasis teknologi kulit di Asia Tenggara.

"Kita harus bangga karena ATK merupakan satu-satunya kampus di Asia Tenggara yang fokus pada teknologi kulit. Kampus ini harus menjadi center of excellence dan menjadi rujukan industri dalam proses penyamakan, pemrosesan, hingga desain produk turunannya," ujar Doddy, Senin (8/12).

Menurutnya, teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang dan memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi.

"Harapannya, seluruh dosen dan tenaga pendidik memberikan wawasan terbaik kepada mahasiswa, tidak hanya di bidang teknologi, tetapi juga orientasi nilai tambah dan model bisnis," jelas Doddy.

Pada tahun ini, lanjut Doddy, ATK memiliki sekitar 300 mahasiswa aktif, dengan 163 lulusan. Doddy mendorong agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi mampu menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi. 

"Kulit mentah murah harganya di pasaran. Tapi ketika diproses menjadi produk berkualitas tinggi, nilainya bisa sampai miliaran rupiah. Ini soal kemampuan menciptakan nilai tambah," tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Sonny Taufan menyampaikan, penguatan pendidikan vokasi didukung berbagai fasilitas pembelajaran industri modern, antara lain laboratorium kimia, mikrobiologi, polimer, pengujian fisis, desain, pengolahan limbah, serta deretan workshop sepatu, busana, produk kulit, karet, dan plastik.

Selain itu, Politeknik ATK juga memiliki Satelit PIDI 4.0 yang terintegrasi dalam pembelajaran, termasuk pelatihan pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pemeriksaan kualitas kulit, dengan sasaran IKM.

"Transformasi digital tidak bisa ditunda. Kami membawa teknologi 4.0 langsung ke bengkel kerja, agar mahasiswa dan IKM memiliki kemampuan praktik terkini," pungkas Sonny. (Fal/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya