Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENCERMATI judul utama buku Gereja yang Mendengarkan berikut isinya membuat saya terkesan. Buku ini menarasikan muktamar (konsili) ekumenis Vatikan II (1962-1965) yang berkelindan (dalam narasi Prastowo) dengan Paus Fransiskus sebagai peristiwa. Maka dari itu, rasanya tepat sekali buku ini merupakan punjungan untuk Paus Fransiskus yang melakukan visitasi di Negeri Kepulauan ini.
Konsili Vatikan II yang berakhir 60 tahun lalu menghasilkan 16 dokumen (9 dekret; 4 konstitusi, 3 pernyataan/deklarasi). Dengan tepat Prastowo menyebut unsur asasi dan kebaruan hasil konsili ini, misalnya historisitas, jasa para persona, cara kerja (metode) yang kembali ke sumber, semangat pemutakhiran (aggiornamento), pandangan-sikap teologis terhadap dunia, agama-agama Non-Kristiani, alat-alat komunikasi sosial, ritus, dlsb.
Buku ini memuat informasi serba ringkas, isi dan kaitannya baik situasi sesaat maupun kondisi Indonesia. Misalnya Natal, Teolgi Trinitas, homili berikut dokumen-dokumen SC (hlm. 76, 104); NA (hlm. 65, 69); GS (hlm. 31); PO (hlm. 180); LG (hlm. 96); IM (hlm. 36, 40), katekese, bu-Bumi (hlm. 157), dlsb.
Baca juga : Ganggu Audiensi Paus Fransiskus, Seorang Pria Digiring Polisi Vatikan
Karya ini bukan saja enak dibaca, cakupannya luas, mengasah disputasi selanjutnya, tetapi juga menginspirasi pembaca untuk menembus masalah hidup kita, masyarakat yang plural, persoalan kemanusiaan, termasuk perjalanan ke kekedalaman (interioritas).
Hampir separuh dari paparan Prastowo menyibukkan diri dengan perspektif dan pesan seorang Paus Fransiskus. Beberapa hal besar dilakukan Paus Fransiskus, antara lain Sinodalitas Gereja (hlm. 151, 183, bahkan ada Lampiran). Fransiskus juga berhasil menggulirkan “batu besar” yang bergeming pada masa Paus Yohanes Paulus II dan Benedictus XVI, yakni sexual abuse (di mana para pelakunya melibatkan hierarki institusi Gereja), korupsi dalam Gereja, dlsb.
Selain itu, Paus Fransiskus melakukan reformasi berkenaan dengan Kuria (lembaga yang mengurus tata kepemimpinan gerejawi), yang lebih menekankan pelayanan, dan bukan kekuasaan yang berbasis pada paham klerikalisme dan feodalisme), berikut keprihatinan dan perhatian Paus Fransiskus pada orang-orang kecil, terpinggirkan, tak berdaya, Ibu-Bumi, dan persaudaraan.(M-3)
Baca artikel lengkapnya di koran Media Indonesia edisi Minggu (8/9).
Paus Leo XIV menyatakan Vatikan tidak bergabung dalam Board of Peace Donald Trump untuk menjaga independensi diplomatik Takhta Suci.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace demi menjaga netralitas. Simak perbedaannya dengan sikap diplomatik Indonesia di sini.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Paus Leo XIV, paus pertama asal AS, memilih jalur diplomasi hati-hati dalam menghadapi polarisasi politik di tanah airnya dan kebijakan keras Donald Trump.
Tiga kardinal AS mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi, menyerukan kebijakan luar negeri bermoral dan menolak perang sebagai instrumen kepentingan nasional.
Lebih dari 60 artefak budaya milik komunitas First Nations, Inuit, dan Métis akhirnya dipulangkan dari Vatikan setelah lebih dari satu abad.
Ignatius Kardinal Suharyo genap 50 tahun ditahbiskan menjadi imam akhir Januari ini.
Polsek Kelapa Gading masih melakukan perburuan intensif terhadap pelaku R yang berperan sebagai joki sepeda motor saat kejadian.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Jumlah personel yang dikerahkan bisa bertambah tergantung pada kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pengembangan dan perawatan museum.
Di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang merindukan ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan diri, dan bertumbuh secara pribadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved