Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PAMERAN Conference and Expose on Training (Con Xtra) yang diselenggarakan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama ( Kemenag) RI resmi dibuka Selasa (13/8), di Surabaya oleh Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Suyitno.
Melalui keterangannya yang diterima hari ini Suyitno mengutarakan ajang ekpose ini sangat pentingnya, karena sebagai sarana untuk memadukan produk kelitbangan berbasis akademik dan inovasi pelatihan non-akademik.
Dalam arahannya, Kaban Suyitno juga menekankan bahwa pameran ini menjadi platform penting bagi keluarga besar Balitbang Diklat, khususnya Balai Diklat Keagamaan (BDK), Balai Litbang Agama (BLA), dan Loka Diklat Keagamaan (LDK), untuk mengembangkan pelatihan yang tidak hanya efektif, tetapi juga nyaman bagi para peserta.
Baca juga : Pegadaian Perkuat Kolaborasi Bank Sampah Binaan di Kota Padang
"Ekspose ini mencoba mengantarkan keluarga besar Balitbang Diklat agar dalam membuat sebuah pelatihan dibuat sedemikian rileks, sehingga peserta diklat itu merasa tidak merasa tertekan atau terbelenggu karena pelatihan," Suyitno.
Dikatakan inovasi dalam pelatihan perlu mencakup aspek-aspek non-akademik, dengan menciptakan suasana yang lebih segar dan menyenangkan bagi peserta. "Inovasi pelatihan dilakukan juga sisi lainnya yang mengisi ruang-ruang non-akademik, karena pelatihannya dibuat lebih inovatif, menyegarkan, dan membuat peserta merasa enjoy, " cetusnya.
Kaban juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kreativitas yang ditunjukkan oleh BDK, BLA, dan Loka, “Dalam pantauan saya, semua BDK, BLA, dan Loka sangat kreatif dengan berbagai produknya, dan ini sangat membanggakan karena mereka sangat kreatif dan inovatif," tuturnya.
Baca juga : Mindset Peneliti Perlu Digeser untuk Sesuaikan Kebutuhan Industri
Pada kesempatan tersebut, Kaban berharap agar ajang terbaik ini dapat menjadi ajang tahunan, “Ke depannya diharapkan ini bisa menjadi ajang tahunan, dan nantinya akan menjadi event-event nasional," pungkasnya.
Seremoni pembukaan Con Xtra ini juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni, termasuk Tarian Cucuk Lampa, dan Tarian Wonderland Nusantara yang dibawakan secara apik oleh para murid di bawah naungan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jawa Timur.
Selain itu, acara ini berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung yang memadati main hall Hotel Shangri-La Surabaya, termasuk civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi keagamaan negeri di Jawa Timur serta anggota berbagai organisasi profesi seperti IGRA, PPG, Pokjawas, dan MGPM Provinsi Jawa Timur. (S-1)
Peneliti menemukan bahwa batu permata yang memiliki nilai jauh lebih rendah bisa memberikan petunjuk penting untuk mengetahui apakah ada kemungkinan berlian
Sang peneliti Dr. Widiastuti Setyaningsih dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian,Fakultas Teknologi Pertanian meraih Ristek Kalbe Science Award (RKSA) 2025.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Penelitian yang diterbitkan di Global Change Biology, meneliti hampir 30.000 spesies amfibi, burung, mamalia, dan reptil. Studi ini mengkaji bagaimana peristiwa panas ekstrem
Seiring planet mendingin, para ilmuwan memperkirakan mantel akan berkembang menjadi lapisan-lapisan berbeda dengan komposisi kimia yang berbeda, seperti bagaimana jus beku
Para peneliti sudah lama memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat menimbulkan ancaman bagi pika di bagian barat Amerika.
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
APERSI menggelar APERSI Training Center (ATC) di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Kamis (17/10).
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Irine Yusiana Roba, menilai perlu adanya perubahan regulasi untuk mengatasi maslaah transportasi umum
Sejumlah konsumen justru mengapresiasi sikap perusahaan yang memilih memprioritaskan kualitas dibandingkan dengan sekadar mengejar kecepatan pembangunan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melontarkan apresiasi sekaligus tantangan kepada para pengembang rumah subsidi.
Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia Jawa Timur (DPD REI Jatim) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sertifikasi kompetensi bagi 157 pengembang properti
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved