Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN teknologi PT Teknologi Pamadya Analitika (Meditap) mengumumkan perolehan Sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Sertifikat ini menegaskan komitmen kuat Meditap dalam menjaga keamanan informasi di seluruh proses operasional dan pengembangan sistem sebagai third party administrator (TPA) dalam ekosistem kesehatan (healthcare).
Direktur Meditap, Ryn Hermawan menjelaskan bahwa sertifikasi ini diperoleh setelah Meditap berhasil melewati serangkaian audit ketat yang dilakukan oleh British Standards Institution (BSI), lembaga audit independen yang diakui secara global.
“Proses audit melibatkan personel dari fungsi-fungsi penting dalam manajemen keamanan informasi, dan mencakup evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen keamanan informasi,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (8/8).
Baca juga : CBI Raih Sertifikat ISO 20000-1 dan ISO 27001
Hal ini termasuk identifikasi risiko, penyusunan dan implementasi kebijakan keamanan informasi, pengawasan terhadap pelaksanaan tindakan pencegahan dan penanganan insiden, serta upaya peningkatan berkelanjutan. Hasil audit menunjukkan bahwa Meditap memenuhi semua kriteria dan persyaratan ISO 27001:2022 dengan tingkat keunggulan yang tinggi.
Ryn menyatakan bahwa perolehan ini mencerminkan komitmen Meditap dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi yang dikelola, baik dari peserta maupun mitra bisnis.
“Dengan langkah-langkah proaktif dan pendekatan yang sistematis, Meditap siap menghadapi tantangan keamanan informasi di masa depan dan terus memberikan layanan terbaik bagi semua pihak yang kami layani,” ujar Ryn
Perlu diketahui Meditap sudah berdiri sejak 2015 dan telah dipercaya melayani lebih dari 350 ribu klien dari berbagai industri, seperti perbankan/keuangan, teknologi, jasa, minyak dan gas, perindustrian, retail, dan sebagainya. Selain itu, Meditap juga didukung oleh lebih dari 4.800 jaringan provider yang tersebar di seluruh Indonesia. (H-2)
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Apakah perjalanan Grab bisa direkam suaranya? Pertanyaan ini kerap muncul terkait keamanan, dokumentasi pribadi, hingga bukti jika terjadi hal tidak diinginka
Survei Gallup memang menjadi bukti bahwa Indonesia kompetitif dan aman bagi Warga Negara Asing (WNA), namun aspek perlindungan internal tetap harus dibenahi.
Penyesuaian yang dilakukan Washington dinilai sejalan dengan pandangan Rusia.
Analis Politik Senior dan Pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens mengapresiasi Polri yang menempati urutan ketiga terbaik di dunia berdasarkan penilaian WISPI.
ANGGOTA Ombudsman RI, Hery Susanto, mengatakan, pihaknya mensinyalir adanya potensi maladministrasi data dalam pemberian subsidi dari Pemerintah.
Dalam Pendaftaran Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, Kominfo menegaskan berupaya melindungi data pengguna, termasuk aplikasi WhatsApp.
Jakarta pun bisa menikmati dengan penurunan latency 9,5% dari 210 ms menjadi 190 ms.
Dengan begitu, petugas KPU di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi bisa melihat database Dukcapil Kemendagri. KPU juga mendapatkan kuota sebanyak 200 ribu klik per hari.
Diketahui, beberapa model atau varian ponsel masih memerlukan bantuan aplikasi tambahan untuk scan barcode dan QR code.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved