Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) menggelar kegiatan Foreign Policy Insight di Auditorium Prof Dr Hasjim Djalal, FPCI, Sudirman, Jakarta. Kerja sama ini merupakan implementasi MoU antara AIHII dan FPCI untuk menggali pengalaman para diplomat dalam bernegosiasi dengan pihak-pihak terkait.
Program ini juga dirancang untuk mengadakan diskusi mendalam dengan praktisi hubungan internasional, seperti mantan duta besar dan diplomat, mengenai kebijakan luar negeri yang belum pernah dibahas atau dipublikasikan dalam artikel atau jurnal ilmiah.
Ketua AIHII Dr Agus Haryanto SIP MSi menjelaskan acara kerja sama ini diharapkan memberikan pengetahuan bagi akademisi Hubungan Internasional (HI) khususnya dan masyarakat pada umumnya mengenai proses diplomasi yang dilakukan langsung dari sumber praktisi.
Baca juga : 2021 Jadi Tahun Akselerasi Promosi dan Diplomasi Indonesia di Jepang
“Ini sejalan dengan tujuan AIHII sebagai asosiasi yang juga dapat menjalankan fungsi pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat untuk lebih memahami fenomena-fenomena dalam hubungan internasional,” ujar Agus Haryanto, dalam keterangannya, Kamis (13/6).
Kepala Bidang Kerja Sama AIHII Dr. Irma Indrayani SIP MSi mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk konkret kegiatan dengan FPCI dalam acara Foreign Policy Insight selain seminar, konferensi dan bentuk kegiatan lainnya.
“Foreign Policy Insight jadi spesial karena menggali pengalaman para diplomat dalam bernegosiasi dengan pihak-pihak terkait secara langsung dari sumbernya,” jelasnya.
Baca juga : Kemenkes-Kedutaan Swedia dan AstraZeneca Perkuat Kemitraan
Irma berharap kerja sama ini dapat memberikan wawasan kepada akademisi HI khususnya dan masyarakat pada umumnya mengenai proses diplomasi yang dijelaskan langsung oleh praktisi dan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Foreign Policy Insight perdana ini menjelaskan tentang ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) yang merupakan kerangka kerja penting yang diadopsi ASEAN pada 2019, dengan tujuan mempromosikan perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.
"AOIP menjadi semakin relevan mengingat geopolitik strategis kawasan ini dan potensi meningkatnya ketegangan di antara major power. Kerangka kerja ini mendorong dialog dan kerja sama yang terbuka dan inklusif antara negara-negara di kawasan tersebut," ujar Irma.
Laode Muhamad Fathun SIP MHI selaku discussant menggali lebih dalam apakah konsep Indo-Pasifik usulan dari AS, Australia, Jepang mempengaruhi pemikiran konsep AOIP.
Kegiatan ini juga dihadiri HE Robert Matheus Michael Tene selaku narasumber, Dia merupakan mantan Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN untuk ASEAN Political Security Community sebagai salah satu pihak yang berperan dalam pembentukan AOIP. (H-2)
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut upaya diplomasi tengah dilakukan untuk mengeluarkan dua kapal tanker milik PIS yang saat ini berada di Selat Hormuz.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Erdogan dan Mohammed bin Salman membahas krisis regional melalui telepon, menekankan pentingnya dialog dan diplomasi demi keamanan global.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyambut positif langkah diplomasi tawaran mediasi Presiden Prabowo Subianto di tengah eskalasi konflik Iran, Amerika Serikat dan Israel.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Presiden Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BOP), Indonesia menunjukkan bahwa diplomasi bukan sekadar protokoler, melainkan jalan ikhtiar untuk menjaga harapan perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved