Headline
Setelah menjadi ketua RT, Kartinus melakukan terobosan dengan pelayanan berbasis digital.
Setelah menjadi ketua RT, Kartinus melakukan terobosan dengan pelayanan berbasis digital.
F-35 dan F-16 menjatuhkan sekitar 85 ribu ton bom di Palestina.
KEPALA Satuan Tugas Imunisasi IDAI Hartono mengatakan imunisasi dasar dinilai tidak cukup untuk melindungi anak dalam jangka panjang. Sehingga imunisasi dasar lengkap harus dilengkap lagi dengan imunisasi lanjutan, hingga imunisasi anak sekolah.
"Antibodi itu menurun dengan berjalannya waktu. Pada usia 18-24 bulan antibodinya 74,5% sementara jangka panjangnya 20,5%. Kemudian dilakukan booster maka antibodi naik kembali sampai 99,7% dan jangka panjangnya 87,1%," kata Hartono dalam Webinar: Sepekan Mengejar Imunisasi, Selasa (14/5).
Setelah diberikan dosis ulang imunisasi maka jangka panjangnya bisa mencapai 86,6%.
Baca juga : Zero-Dose Imunisasi Anak Ditargetkan Berkurang 25% pada 2024
Ia mencontohkan pada kasus difteri di Kalimantan Barat pada 2021 sebanyak 64% terjadi pada usia 5-9 tahun, kemudian 29% terjadi pada usia 1-4 tahun.
Jika dilihat sebaran imunisasinya 9,57% tidak diimunisasi, 5,31% imunisasi tidak lengkap, dan 1,6% sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
"Sehingga kita lihat imunisasi dasar lengkap saja tidak melindungi anak sampai 5-9 tahun. Sementara kasus yang meninggal adalah anak yang tidak pernah mendapatkan imunisasi sama sekali, sehingga imunisasi dasar harus lengkap dan perlu diulang," ujar dia.
Baca juga : Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Prioritas
Imunisasi harus lengkap diberikan kepada anak mulai dari imunisasi dasar, imunisasi lanjutan, hingga imunisasi anak sekolah. Imunisasi diperoleh dari Puskesmas hingga rumah sakit terdekat.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan pada 2018-2023 sekitar 1,8 juta anak belum mendapatkan imunisasi apa pun. Sehingga anak tersebut perlu mendapatkan imunisasi agar terlindung dari berbagai penyakit yang bisa dicegah.
"Anak yang belum mendapatkan imunisasi atau tidak lengkap maka anak tersebut bisa melakukan imunisasi kejar," pungkasnya. (Z-1)
Seorang ayah melakukan kekerasan kepada anak usai viral kedapatan tengah melakukan perilaku yang tidak sepatutnya dilakukan.
Peringatan Hari Anak Nasional merupakan bentuk nyata dari penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis.
Pengawasan orangtua kepada anak saat mengakses gadget dibutuhkan agar anak bisa memahami batasan akses ke jenis-jenis konten yang sesuai untuk usia mereka.
Stimulasi sensorik sendiri melibatkan penggunaan panca indra anak mulai dari penglihatan hingga sentuhan sehingga anak bisa memahami dan berinteraksi dengan lingkungannya.
Ternyata kebiasaan mengakses gadget ini malah membuat pola makan anak menjadi tidak teratur, anak cenderung tidak menyadari rasa lapar.
Anak yang terpapar lagu-lagu dari lingkungannya perlu bimbingan orangtua untuk mengarahkan referensi musik yang lebih sesuai kepada anak dan menikmatinya bersama.
Sebagai langkah nyata mendukung tumbuhnya industri beauty and wellness nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menginisiasi pameran wellness terbesar di Tanah Air.
Monk fruit adalah pemanis alami bebas kalori yang cocok untuk penderita diabetes dan diet rendah gula. Simak manfaatnya sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan solusi manis sehat.
MENU kopi hitam dan singkong rebus seringkali menjadi kombinasi yang cocok untuk santap pagi hari atau sebagai cemilan mengobrol dengan kerabat.
Vaksin memiliki beragam manfaat, antara lain untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit berbahaya seperti polio serta mencegah komplikasi berat yang dapat menyebabkan kecacatan.
Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dibutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga sehat secara fisik dan mental, memiliki ketahanan terhadap tantangan global.
Pameran ini diadakan di Lapangan Banteng dengan slogan Life Well with How Well, yang bertujuan untuk mendorong setiap orang agar dapat meraih kualitas hidup yang lebih baik melalui kesehatan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved