Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANGROVE, salah satu ekosistem pesisir yang vital bagi keseimbangan lingkungan, kembali menjadi sorotan di Indonesia. Kali ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami tata cara tanam mangrove dan jenisnya demi menjaga keberlangsungan ekosistem di masa sekarang dan yang akan datang.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2021, total luas mangrove Indonesia saat ini seluas 3.364.076 Ha, yang terdiri dari 2.661.281 hektare dalam kawasan serta 702.799 hektare di luar kawasan.
Angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran mangrove dalam ekosistem pesisir Indonesia.
Baca juga : Rayakan Hari Mangrove Sedunia, AIS Forum Gelar Penanaman di Dua Negara
Mangrove dikenal sebagai pelindung pesisir yang efektif, menyediakan tempat tinggal bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya, serta membantu meredam dampak abrasi pantai.
Namun, deforestasi dan aktivitas manusia telah mengancam keberlangsungan mangrove di Indonesia.
Untuk mengatasi hal ini, berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat peduli lingkungan berkolaborasi dalam upaya restorasi mangrove di Indonesia.
Baca juga : Taman Nasional Kutai dan Pupuk Kaltim Berkolaborasi Pulihkan Ekosistem Mangrove
Salah satu langkah kunci adalah dengan menanam kembali mangrove di daerah-daerah yang terdegradasi.
Lantas, bagaimana cara tepat untuk menanam mangrove itu? Nah, sebelum itu perlu diketahui bersama mangrove punya berbagai jenis loh. Dengan demikian yuk kita simak penjelasan berikut agar mendapatkan informasi yang jelas nantinya.
1. Rhizophora
Baca juga : AS Apresiasi Kesuksedan Indonesia Rehabilitasi Mangrove
Jenis mangrove ini dikenal dengan akar tunjangnya yang kuat dan berfungsi sebagai pelindung pantai yang efektif. Contoh spesiesnya termasuk Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata.
2. Avicennia
Mangrove ini memiliki akar napas yang tinggi yang memungkinkan mereka tumbuh di area yang tergenang air dengan tingkat oksigen yang rendah. Avicennia marina adalah salah satu spesies yang umum ditemui.
Baca juga : Askrindo Berdayakan Masyarakat Mempawah dengan Hadirkan Ecowisata Mangrove
3. Sonneratia
Mangrove ini dikenal dengan akar penopang yang menjulang tinggi ke atas. Sonneratia alba dan Sonneratia caseolaris adalah beberapa contoh spesiesnya.
1. Pemilihan Lokasi yang Tepat
Pastikan lokasi yang dipilih adalah area pesisir yang memang membutuhkan restorasi mangrove dan memiliki kondisi lingkungan yang mendukung.
2. Persiapan Bibit
Pilih bibit mangrove yang sehat dan sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Usahakan untuk mendapatkan bibit dari sumber yang terpercaya.
3. Penanaman
Tanam bibit mangrove dengan jarak yang cukup antara satu bibit dengan yang lainnya, sesuai dengan jenis mangrove yang ditanam.
4. Perawatan
Berikan perawatan yang cukup, termasuk pemantauan kondisi bibit, penyiangan gulma, dan pemeliharaan kelembaban tanah.
5. Monitoring
Lakukan pemantauan secara berkala terhadap pertumbuhan mangrove yang ditanam untuk memastikan keberhasilan restorasi ekosistem.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tata cara tanam mangrove dan jenisnya di Indonesia, diharapkan masyarakat Indonesia dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan Indonesia.
Ayo, jadilah agen perubahan untuk masa depan yang lebih hijau dan lestari di tanah air tercinta kita, Indonesia! (Z-1)
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui program penanaman dan rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan.
Neo+ Airport Jakarta memperingati ulang tahun pertama bertema '1st Anniversary of Kindness' dengan menanam mangrove dan menyantuni panti asuhan.
Penanaman mangrove bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir.
Diharapkan gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pelestarian kawasan Ujung Kulon.
Hingga saat ini, PGN Saka telah menanam 70.000 mangrove, melampaui target KPI yang telah ditetapkan.
AKSI kolektif untuk menjaga lingkungan kembali menunjukkan dampak nyata melalui inisiatif Blibli Tiket Action.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
kemandirian daerah dapat dicapai melalui penguatan regulasi inovasi dan perluasan replikasi praktik-praktik yang terbukti efektif.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Sebanyak 123.320 bibit pohon ditanam di Jawa Barat dalam rangka program Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi, bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia.
Peningkatan kualitas pendidikan di daerah merupakan upaya strategis dalam memperkuat daya saing bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved