Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT pembuluh darah merupakan kondisi serius yang dapat mengancam kesehatan seseorang. Dr. dr. Raden Suhartono, Sp.B, SubSp.BVE(K), seorang Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular di RS Premier Bintaro, memberikan wawasan mendalam mengenai jenis, gejala, pencegahan, dan pengobatan penyakit ini.
Menurut Dr. Suhartono, gejala awal penyakit pembuluh darah dapat bervariasi tergantung pada jenisnya. Gangguan pada pembuluh darah limfatik, arteri, atau vena dapat menimbulkan gejala seperti pembengkakan, varises, trombosis vena dalam (DVT), atau bahkan aneurisma. Gejala tersebut dapat mengakibatkan nyeri, pembengkakan, bahkan luka pada tubuh.
"Penting untuk memahami gejala awal penyakit pembuluh darah dan segera mencari perawatan medis jika ada gejala yang mencurigakan," kata Dr. Suhartono.
Baca juga : Penyakit Asam Lambung : Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati
Untuk mencegah penyakit pembuluh darah, Dr. Suhartono menekankan pentingnya gaya hidup sehat, seperti menghindari merokok, menjaga berat badan ideal, dan rutin berolahraga. Bagi individu dengan risiko tinggi, seperti penderita diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga penyakit jantung, pemeriksaan kesehatan berkala sangat disarankan.
"Dengan pemeriksaan rutin, kita dapat mendeteksi dini adanya kelainan pada pembuluh darah dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat," tambahnya.
Dalam mengobati penyakit pembuluh darah, terdapat berbagai metode yang dapat dilakukan, mulai dari metode konservatif hingga tindakan bedah terbuka endovaskular. Pemeriksaan diagnostik seperti CT Angiografi dan MRA dapat membantu dalam menentukan diagnosis dan perencanaan pengobatan yang tepat.
"Pentingnya kesadaran akan kesehatan vaskular perlu ditekankan kepada masyarakat. Dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar," pungkas Dr. Suhartono.
Dengan wawasan yang mendalam dari seorang pakar, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya merawat kesehatan pembuluh darah mereka untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang optimal. (Z-3)
Setiap bagian anggur, mulai dari kulit, daging, hingga bijinya, mengandung komponen aktif yang berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit kronis.
Merokok meningkatkan risiko stroke hingga enam kali lipat. Ketahui bagaimana rokok memengaruhi pembuluh darah, otak, dan cara menurunkan risikonya dengan berhenti merokok.
Salah satu fenomena yang cukup sering dilaporkan adalah wake-up stroke atau stroke setelah bangun tidur, dengan gejalanya baru disadari saat seseorang membuka mata di pagi hari.
Amlodipin, salah satu obat yang umum diresepkan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, kini disorot karena efek samping berupa pembengkakan pada kaki,
Menjaga kesehatan pembuluh darah penting untuk mencegah berbagai penyakit kardiovaskular serius seperti hipertensi, stroke, dan serangan jantung.
Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan utama di dunia. Gangguan ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu akibat penyumbatan
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved