Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT pembuluh darah merupakan kondisi serius yang dapat mengancam kesehatan seseorang. Dr. dr. Raden Suhartono, Sp.B, SubSp.BVE(K), seorang Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular di RS Premier Bintaro, memberikan wawasan mendalam mengenai jenis, gejala, pencegahan, dan pengobatan penyakit ini.
Menurut Dr. Suhartono, gejala awal penyakit pembuluh darah dapat bervariasi tergantung pada jenisnya. Gangguan pada pembuluh darah limfatik, arteri, atau vena dapat menimbulkan gejala seperti pembengkakan, varises, trombosis vena dalam (DVT), atau bahkan aneurisma. Gejala tersebut dapat mengakibatkan nyeri, pembengkakan, bahkan luka pada tubuh.
"Penting untuk memahami gejala awal penyakit pembuluh darah dan segera mencari perawatan medis jika ada gejala yang mencurigakan," kata Dr. Suhartono.
Baca juga : Penyakit Asam Lambung : Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati
Untuk mencegah penyakit pembuluh darah, Dr. Suhartono menekankan pentingnya gaya hidup sehat, seperti menghindari merokok, menjaga berat badan ideal, dan rutin berolahraga. Bagi individu dengan risiko tinggi, seperti penderita diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga penyakit jantung, pemeriksaan kesehatan berkala sangat disarankan.
"Dengan pemeriksaan rutin, kita dapat mendeteksi dini adanya kelainan pada pembuluh darah dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat," tambahnya.
Dalam mengobati penyakit pembuluh darah, terdapat berbagai metode yang dapat dilakukan, mulai dari metode konservatif hingga tindakan bedah terbuka endovaskular. Pemeriksaan diagnostik seperti CT Angiografi dan MRA dapat membantu dalam menentukan diagnosis dan perencanaan pengobatan yang tepat.
"Pentingnya kesadaran akan kesehatan vaskular perlu ditekankan kepada masyarakat. Dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar," pungkas Dr. Suhartono.
Dengan wawasan yang mendalam dari seorang pakar, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya merawat kesehatan pembuluh darah mereka untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang optimal. (Z-3)
Pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah.
Setiap bagian anggur, mulai dari kulit, daging, hingga bijinya, mengandung komponen aktif yang berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit kronis.
Merokok meningkatkan risiko stroke hingga enam kali lipat. Ketahui bagaimana rokok memengaruhi pembuluh darah, otak, dan cara menurunkan risikonya dengan berhenti merokok.
Salah satu fenomena yang cukup sering dilaporkan adalah wake-up stroke atau stroke setelah bangun tidur, dengan gejalanya baru disadari saat seseorang membuka mata di pagi hari.
Amlodipin, salah satu obat yang umum diresepkan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, kini disorot karena efek samping berupa pembengkakan pada kaki,
Menjaga kesehatan pembuluh darah penting untuk mencegah berbagai penyakit kardiovaskular serius seperti hipertensi, stroke, dan serangan jantung.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved