Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING bertambahnya usia, tubuh menghadapi perubahan pada level sel yang signifikan. Salah satu perubahan paling kritis adalah proses penuaan sel, yang berdampak pada kemampuan sel untuk memperbaiki dan memperbaharui diri.
Akibatnya, terjadi penurunan fungsi organ, meningkatnya risiko penyakit degeneratif, dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan. Salah satu upaya untuk meraih kesehatan prima ialah dengan terapi sel punca atau stem cell.
Terapi stem cell dapat digunakan tidak hanya untuk memperlambat proses penuaan tetapi juga untuk memperbaiki kerusakan pada rambut dan kulit, serta mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya sebagai solusi regeneratif yang komprehensif untuk berbagai masalah kesehatan.
Baca juga : Petik Manfaat Stem Cell, Oki Setiana Dewi Jadi Brand Ambassador CSC
Co-Founder Jakarta Stemcell Centre Cosmos Octavius Mangunsong mengatakan, pada prinsipnya, semua manusia punya stem cell sejak dalam kandungan. Stem cell ini membantu manusia berkembang. Kemudian ketika manusia lahir, stem cell ini ‘tidur’ dan akan aktif ketika dibutuhkan misalnya ketika kita sakit atau luka.
“Dulu, memang terapi ini kontroversial karena berisiko, tapi setelah melalui puluhan tahun penelitian, terapi stem cell sekarang dijamin aman dan efektif karena jenis stem cell-nya tidak diambil dari hewan maupun tumbuhan, sehingga aman digunakan.” jelas Cosmos.
Ia menjelaskan, untuk kesehatan kulit dan anti-aging, stem cell bisa membantu regenerasi kulit. Kalau untuk kesehatan mata, terapi stem cell bahkan bisa memulihkan rabun jauh.
Baca juga : Terapi Sel Punca Diyakini Bisa Kurangi Nyeri Tulang Belakang
Secara umum, terapi stem cell itu bisa mengganti sel yang tidak berfungsi dan memperbaiki jaringan yang rusak, baik itu perbaikan jaringan otot, saraf, atau tulang yang rusak karena cedera atau karena penyakit. Selain itu, bisa juga untuk modulasi sistem imun.
“Terpai itu bisa secara signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan berbagai kondisi medis, baik yang punya penyakit degeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer, atau pasien yang mengalami cedera spinal dan penyakit jantung, atau untuk kebutuhan peremajaan diri dan perawatan kesehatan secara menyeluruh.” jelas Cosmos yang juga merupakan dokter spesialis mata.
Presiden Direktur SmartCo Group Sari W. Pramono menekankan, penelitian berkelanjutan untuk memastikan terapi itu aman dan efektif, mencatat bahwa stem cell yang digunakan dalam penelitian mereka diambil dengan cara yang etis, tanpa melibatkan hewan atau tumbuhan, untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keamanan.
Baca juga : Begini Cara Terapi Stem Cell Dilakukan untuk Perawatan Kulit
“Sebagai inovator dari teknologi stem cell, kami telah menguji di lab kami mengenai potensi metode kami untuk kesehatan secara menyeluruh dan bisa jadi solusi untuk anti-aging misalnya keremajaan kulit, mobilitas sendi, kesehatan rambut, bahkan vitalitas dan kesehatan seksual.”ujar Sari yang juga Ketua Komite Tetap Pasar Kerja dan Pemagangan KADIN Indonesia.
Jakarta Stemcell Center bukan hanya melayani orang yang sudah bergejala saja, tapi bisa juga sebagai tindakan preventif.
“Layanan kesehatan bukan cuma jika sudah ada gejala, karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati, ya. Terapi-terapi dalam layanan kesehatan kami bisa untuk tindakan preventif juga, bisa menjangkau tujuan kesehatan yang holistik dan personalised, tentunya dilayani oleh tenaga medis ahli dan alat-alat dengan teknologi terkini.” ujar Sari. (Z-5)
Dalam sebuah makalah baru yang diterbitkan dalam jurnal Cell, para peneliti mendokumentasikan bahwa respons seluruh tubuh pada salamander axolotl ini dipicu oleh sistem saraf simpatik
WORLD Stem Cell Summit 2025 atau KTT Sel Punca Global berlangsung di Amsterdam, Belanda.
Penelitian Universitas Tokyo menemukan sel punca penyebab uban juga dapat berubah menjadi kanker kulit, tergantung pada jenis stres DNA yang dialaminya.
Perlu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi terapi sel punca dalam membantu pengelolaan berbagai penyakit, semisal kanker, diabetes,
Studi ini dilakukan menggunakan tikus jantan yang sengaja dibuat infertil melalui kondisi malnutrisi, sehingga testis mereka mengalami kerusakan dan tidak lagi mampu memproduksi sperma.
DUNIA kesehatan baik estetik, kebugaran, maupun bedah plastik semakin berkembang.
ADA tren meningkatnya minat pada perawatan estetika, dari Gen Z yang peduli kesehatan kulit sejak dini hingga dewasa muda dan paruh baya yang fokus pada reverse aging (membalikkan penuaan).
Vitamin D kerap diasosiasikan sebagai suplemen yang mampu memperlambat penuaan. Vitamin D memang penting untuk membangun otot dan tulang.
Singkatnya, uji coba tersebut menunjukkan efek perlindungan kecil dari pengobatan omega-3 dalam memperlambat penuaan biologis selama 3 tahun di beberapa jam,
Konsumsi vitamin D dalam jangka waktu lama dengan dosis tinggi dapat menimbulkan hiperkalsemia dan hiperkalsiuria yang dapat mengganggu fungsi ginjal.
Perawatan laser efektif mengatasi berbagai masalah kulit terkait penuaan, seperti garis halus, kerutan, bintik hitam, serta memberikan kulit yang lebih cerah dan halus.
GHLS berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan layanan konsultasi medis, kelas master, dan sertifikasi internasional bekerja sama dengan universitas global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved