Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

KTT Dunia Berupaya Tata Ekosistem Sel Punca Global

Wisnu Arto Subari
20/11/2025 07:37
KTT Dunia Berupaya Tata Ekosistem Sel Punca Global
(MI/HO)

WORLD Stem Cell Summit 2025 atau KTT Sel Punca Global berlangsung di Amsterdam, Belanda. Ilmuwan pakar sel punca asal Indonesia yang menjabat sebagai Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) Geneva Swiss dan Presiden World Organization of Clinical Preventive Medicine (WOCPM) Paris Prancis resmi memimpin KTT Dunia itu.

"Kami berharap melalui KTT ini, para pakar dan profesional industri berkumpul, berkolaborasi, menyusun ekosistem dunia yang tertata serta mengeksplorasi arah baru dalam bidang sel punca dan pengobatan regeneratif. KTT ini merupakan momentum penting untuk membawa dunia medis menuju masa depan yang lebih baik, meningkatkan riset, mengedepankan keselamatan pasien, dan mendorong penemuan baru di bidang stem cell maupun terapi genetik dan rekayasa jaringan," papar Deby dalam keterangan resmi, Rabu (19/11).

Penunjukan menjadi pemimpin KTT tersebut menjadi bentuk kepercayaan internasional terhadap dedikasi dan kontribusi Deby dalam pengembangan ilmu kedokteran regeneratif. Hal itu juga menandai kehormatan besar bagi Indonesia sekaligus menegaskan posisi bangsa dalam ekosistem ilmu kedokteran global. 

Dalam forum itu, Deby turut mendeklarasikan kerja sama antara WOCS, American Physician of Stem Cell, dan sejumlah universitas internasional. Salah satu hasil pentingnya yaitu peluncuran program Master of Stem Cell yang dirancang sebagai kurikulum global untuk memperkuat kompetensi ilmiah dan klinis di bidang kedokteran regeneratif.

KTT 2025 juga menetapkan bahwa World Consensus of Stem Cell 2026 akan digelar di Inggris pada Oktober tahun depan. Acara ini dihadiri para pembicara dan ilmuwan dari berbagai negara, termasuk Belanda, Swiss, Jerman, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, India, Dubai, Italia, dan Polandia. 

Usai rangkaian acara di Amsterdam, Deby bertolak menuju Paris untuk mengikuti rapat World Anti-Aging Accreditation Board. Perjuangannya diawali dengan meneliti demi membantu penyembuhan ayahnya sehingga menjadi inspirasi bahwa bakti kepada orangtua dapat melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi umat manusia. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik