Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem. Angin kencang seperti puting beliung, imbuhnya, diperkirakan masih akan terjadi karena pembentukan awan hujan hampir merata di seluruh Indonesia, kecuali wilayah Nusa Tenggara.
"Kemungkinan puting beliung ini masih akan terjadi selama Maret-April lah. (Musim) pancaroba," ujar Dwikorita seusai menghadiri rapat tertutup membahas mengenai Water World Forum di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/2).
Seperti diberitakan, angin puting beliung terjadi di wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung dan wilayah Jatinangor Sumedang, Rabu (21/2). Angin puting beliung, menurut Kepala BMKG dipicu karena awan Cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan.
Baca juga : BMKG: Waspadai Ancaman Angin Puting Beliung hingga Akhir Februari
"Karena awan-awan merata bisa saja berbagai wilayah di Indonesia. Artinya perlu waspada sehingga kalau kita lihat awannya sudah gelap paling tidak kita mencari perlindungan," paparnya.
Apabila masyarakat melihat gejala bencana puting beliung akan terjadi, Dwikorita menyarankan berlindung di tempat aman yakni bangunan yang kokoh. Bukan di bawah pohon sebab rawan terkena sambaran petir.
Puting beliung, sambungnya, dapat berubah menjadi tornado. Hal itu yang mesti diwaspadai.
Baca juga : Gelombang Perairan Selatan Kalimantan Capai Empat Meter
"Jadi itu yang harus diwaspadai angin kencang ya tidak harus memutar tapi angin kencang pun bisa terjadi," imbuhnya.
Menurut Kepala BMKG, fenomena yang terjadi di Bandung bisa disebut mini puting beliung sebab hanya berdurasi sekitar 4 hingga 5 menit. Tetapi ia mengingatkan, angin puting beliung yang semakin kuat bisa menjadi tornado dengan kecepatan lebih tinggi dan waktu yang lebih lama.
Dwikorita menjelaskan tornado kecepatan rata-ratanya belum mencapai 100 kilometer(km) per jam. Sedangkan puting beliung hanya terjadi di Bandung, kecepatan rata-ratanya 65km/ jam.
" Kalau tornado itu kecepatan minimum 100km/jam namun tidak menutup kemungkinan bisa meningkat. Alhamdulilah kemarin bisa berhenti cuma 4 menit," terangnya. (Z-3)
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Dwikorita juga menekankan perlunya pemetaan ulang zona rentan, zona bahaya, dan zona risiko terhadap ancaman multi-bencana, baik geo-hidrometeorologi maupun geologi
KEBIJAKAN hunian sementara (untara) dan hunian tetap (huntap) pascabencana di Sumatra harus dirancang untuk mencegah terulangnya bencana, bukan sekadar untuk memulihkan.
Wilayah geografis Indonesia sangat kompleks karena dipengaruhi oleh pertemuan tiga lempeng besar yakni Lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.
Data empiris BMKG menunjukkan kecenderungan pembentukan bibit siklon dan siklon tropis meningkat pada bulan Desember hingga Maret atau bahkan April tahun berikutnya.
Lereng-lereng di Pegunungan Selatan Jawa hingga gugusan pegunungan di tengah Pulau Jawa pada umumnya tersusun atas tanah lapukan tebal yang gembur, rapuh, dan berdiri di lapisan tanah kedap air
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved