Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS Profesi dan Asosiasi Kesehatan (Kompak) mengungkapkan sejumlah aneka tantangan kesehatan bangsa. Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden diharapkan mampu mengatasi hal tersebut bila terpilih.
"Indeks Pembangunan Manusia Indonesia pada 2022 poinnya 72,91 atau posisi 114 di dunia. Ini perlu diperbaiki dengan beberapa indikator utama," kata Koordinator Kompak M Adib Khumaidi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (16/1).
Adib mencontohkan indikator itu berupa usia harapan hidup dan angka kematian ibu serta bayi. Pemimpin terpilih didorong membuat program prioritas.
Baca juga : Cuma Dihadiri Anies, Absennya Prabowo dan Ganjar dalam Dialog Kesehatan Jadi Sorotan
"Indonesia masih mengalami masalah gizi antara lain stunting yang masih tinggi dengan 21,6 persen dan obesitas dengan 21,8 persen," papar dia.
Selain itu, angka kematian akibat penyakit tidak menular masih tinggi hingga 73 persen. Angka penyakit menular juga masih tinggi seperti tuberkulosis (TBC) dengan peringkat dua di dunia dan kusta dengan peringkat tiga dunia.
Baca juga : Konsumsi Kedelai Berlebihan saat Hamil Picu Kelainan Genital pada Janin Laki-laki
"Indonesia belum menandatangani FCTC (Framework Convention on Tobacco Control). Padahal sudah ada 181 negara yang tanda tangan dan hanya lima negara belum termasuk Indonesia," ujar Adib.
Adib menyebut aneka tantangan itu perlu keseriusan dari pemerintah. Kompak mengaku siap bersinergi dengan pemerintah agar ketahanan kesehatan bangsa semakin kokoh.
"Ini harus diperkuat dengan kolaborasi dengan upaya pentahelix untuk kesehatan masyarakat Indonesia," jelas dia. (Z-5)
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Di Kota Tangerang, tahun pertama kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, perubahan pembangunan mulai terlihat, dijalankan secara bertahap dengan fokus keberlanjutan.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2025 mencapai 75,90, yang menempatkannya dalam kategori tinggi.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berupaya mengatasi tantangan IPM Sulawesi Selatan yang saat ini berada di angka 72,13 (data BPS 2024).
WAMENDIKDASMEN Fajar hadir di Kalimantan Timur bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, guna meresmikan beberapa gedung sekolah di Samarinda.
TAHUN 2045 ialah momentum penting bagi bangsa Indonesia. Pada tahun tersebut, negara kita akan memasuki usia satu abad.
Menurutnya pengukuran terhadap kedua hal tersebut lebih mudah dilakukan ketimbang mendalaminya di berbagai sektor lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved