Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) meraih akreditas unggul melalui Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) berdasarkan nomor 0947/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2023 pada 22 Desember 2023 dengan masa berlaku 5 tahun.
Baca juga: Mengentaskan Kemiskinan Melalui Pendidikan Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah
Dekan Fikes Uhamka Ony Linda mengungkapkan, akreditasi unggul tersebut menjadi bukti bahwa sistem penjaminan mutu prodi berjalan optimal. Menurutnya, pencapaian prestasi itu didapatkan berkat kolaborasi dan kerja sama yang baik antardosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra yang berupaya menciptakan pendidikan bermutu tinggi.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga dengan prestasi yang telah diraih Prodi Kesehatan Masyarakat FIKES Uhamka, yaitu akreditasi unggul," kata Ony lewat keterangan yang diterima, Kamis (4/1).
Baca juga: Pemanfaatan Data dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional Harus Konsisten
Dia berharap dengan akreditasi unggul itu akan menjadi motivasi untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain Fikes, Uhamka juga memiliki tujuh prodi yang terakreditasi unggul, yakni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Uhamka jenjang S1., Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana Uhamka jenjang, Prodi Pendidikan Agama Islam, FAI Uhamka jenjang S1, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Uhamka jenjang S1., Prodi Pendidikan Ekonomi, FKIP Uhamka jenjang S1, Prodi Bimbingan Konseling, FKIP Uhamka jenjang S1, Prodi Pendidikan Geografi, FKIP Uhamka jenjang S1. (P-3)
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved