Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Teacher Masterclass kembali sukses terselenggara untuk keempat kalinya baru-baru ini di Hotel Mercure Jakarta Kota, Jakarta Barat, bersama mentor-mentor nasional yaitu Sujiwo Tejo, Dr. Hendi Pratama, Gol A Gong, dan Lenang Manggala.
Teacher Masterclass Batch #4 ini telah mengajak pendidik dari seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sebagai seorang pendidik dalam berbagai aspek sesuai dengan perkembangan zaman, melalui empat kelas eksklusif yaitu Kelas Pemikiran, Kelas Transformasi, Kelas Literasi, dan Kelas Inovasi.
Sujiwo Tejo, selaku mentor Kelas Pemikiran memberikan materi tentang “Pendidikan yang Memerdekakan” dengan dilengkapi pertunjukan musik dan pembelajaran yang menyenangkan.
Baca juga: EF Kids & Teens Gelar Pelatihan Guru Bahasa Inggris di Area Sekitar Borobudur
Sujiwo Tejo merasa bahagia karena bisa bertemu ratusan guru dari berbagai wilayah Indonesia, dan suasana diskusi yang intens di acara ini.
“Bertemu dengan ratusan guru dari berbagai daerah, dari Bali, Sumatra, Sulawesi, Flores, dan Jawa tentunya. Suasananya sangat intens, terutama diskusi-diskusinya, yaitu tentang hubungan guru dan siswa, juga hubungan musik dan murid,” ungkap Sujiwo Tejo setelah sesi Kelas Pemikiran.
Tak hanya membuka pemikiran para pendidik dengan materi Pendidikan yang Memerdekakan, Teacher Masterclass Batch #4 juga turut memberikan kemampuan penulisan esai melalui Kelas Literasi kepada ratusan pendidik yang hadir.
Kelas Literasi ini dibawakan oleh Gol A Gong, yang merupakan penulis, sastrawan, dan Duta Baca Indonesia 2021-2025.
Di sesi ini, Gol A Gong menyampaikan materi “Cara Menulis Esai yang Mudah dan Sederhana." Terdapat metode khusus menulis esai yang dinamakan metode Care Box versi Gol A Gong.
Metode ini mudah diaplikasikan, hanya perlu menemukan topik esai melalui kehidupan sehari-hari, kemudian dilanjutkan dengan menganalisis unsur 5 W + 1 H secara mendalam terkait topik yang telah kita pilih. Menurut Gol A Gong, untuk menulis kita harus mampu lebih peduli terhadap sekitar.
Baca juga: Kemenag akan Latih Kompetensi 13 Ribu Guru Agama di Sekolah
“Luar biasa sekali hari ini. Kelas penulisan esai, antusiasmenya tidak bisa saya bendung. Dua jam tidak cukup, mestinya tiga jam. Mereka ingin sekali pengalaman-pengalaman pribadinya dituliskan dalam bentuk esai. Teacher Masterclass luar biasa, melalui program ini guru-guru juga merasa hidupnya bukan jadi guru saja, tapi juga bisa menulis,” ujarnya.
Workshop Intensif Teacher Masterclass Batch #4 juga memberikan Kelas Inovasi agar para pendidik mampu menciptakan inovasi yang solutif, bermanfaat, dan memberikan kontribusi bagi sekolah atau instansi masing-masing, termasuk juga masyarakat sekitar.
Kelas ini dibawakan oleh Lenang Manggala, yang merupakan Founder Nyalanesia dan peraih penghargaan Innovation Heroes.
Baca juga: Ribuan Guru di Jateng Gelorakan Spirit Komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan
Lenang Manggala menyampaikan materi dengan judul “Mengembangkan Inovasi Berbasis Innovation Model Canvas 2.0.
”Dalam kelasnya, Lenang Manggala menjelaskan tiga fase wujudkan inovasi yaitu create, build, and improve. Sehingga inovasi adalah pekerjaan yang berkelanjutan, serta memberikan dampak bagi sekitar.
Dalam kelas ini, selain mendapatkan materi, para peserta juga diajak untuk praktik secara berkelompok, menyusun inovasi berbasis Innovation Model Canvas.
Setelah itu, kelompok-kelompok tercepat mendapat kesempatan untuk mempresentasikan inovasinya, dan mendapatkan tanggapan langsung dari Lenang Manggala.
“Hari ini kami sedang menyelenggarakan Teacher Masterclass, salah satunya bersama saya di Kelas Inovasi. Banyak sekali tadi kelompok-kelompok yang bikin inovasi sangat keren. Jadi, mari kita bersama-sama membangun guru-guru yang mampu melahirkan inovasi-inovasi untuk pendidikan di Indonesia,” ujar Lenang selepas sesi Kelas Inovasi.
Baca juga: Kemendikbudristek Rilis Dua Fitur Baru dalam Platform Merdeka Mengajar
Spesial di penyelenggaraan keempat ini, Teacher Masterclass menghadirkan kelas baru, yaitu Kelas Transformasi. Kelas ini dibawakan oleh Dr. Hendi Pratama, yang merupakan seorang dosen, pembicara, dan coach Transformasi Pendidikan. Dr. Hendi Pratama menyampaikan materi yang berjudul "Step By Step: Transformasi Para Pendidik.”
Dr. Hendi menyampaikan kesan positifnya dan ucapan selamat kepada Nyalanesia yang telah mendatangkan guru-guru dari seluruh Indonesia dalam satu tempat.
“Saya memiliki keyakinan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang harus dilanjutkan, agar lebih banyak lagi guru yang mendapatkan manfaatnya. Saya ucapkan selamat karena sudah mendatangkan guru-guru dari seluruh Indonesia datang ke satu tempat untuk sharing bagaimana mengembangkan pendidikan di masa depan,” ujar Hendi
“Saya harapkan kegiatan ini menjadi semangat bagi Nyalanesia untuk selalu memperbarui program-program yang lain, dan juga mempertahankan program yang sudah ada,” pungkasnya.
Peserta yang terdiri dari guru, dosen, dan penggerak literasi pun mengaku senang atas terselenggaranya Teacher Masterclass Batch #4 ini. Mereka berharap kegiatan ini nantinya dapat diikuti semua guru di Indonesia.
“Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya, sebagai Ketua Tim Literasi di sekolah. Ketika saya datang ke sini, banyak hal baru yang saya dapatkan," kata ujar Henni Sihotang, peserta Teacher Masterclass Batch #4 dari Kota Balikpapan.
"Ada dua hal yang paling berkesan bagi saya, yang pertama dari Dr. Hendi, bahwa kita harus melakukan inovasi, melakukan perubahan dari diri sendiri dulu, dengan hal kecil dan bertahap. Kedua dengan Bapak Sujiwo Tejo, yang memberikan hal baru karena mengaitkan pendidikan dengan budaya,” ujar Henni. (RO/S-4)
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Permendiktisaintek 52/2025 dibuat untuk memberikan kepastian hukum agar profesi, karier, dan penghasilan dosen dalam satu kerangka kebijakan yang terpadu.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Perempuan bukan sekadar figur pasif dalam sejarah seni, melainkan pusat resonansi estetika dan pemikiran
Polres Bungo, Polda Jambi masih mengungkap kasus kematian Erni Yulianti, dosen yang dibunuh Bripda Waldi. Bripda Waldi menggunakan rambut palsu saat berupaya menghilangkan jejak
Dosen perguruan tinggi perlu memiliki kemampuan daya saing global agar mampu meningkatkan kualitas perguruan tinggi serta berkompetisi dalam skala internasional.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
Enduro Entrepreneurship Program tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penciptaan pelaku usaha bengkel yang tangguh, berdaya saing, dan siap mandiri.
Pelatihan pengembangan manajemen meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia.
EDP PPM Manajemen terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi para profesional lintas industri.
SYAIFULLAH, 39, warga Desa Dusun Slabayan, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa timur, terlihat serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved